Dikbud Lotim Dorong Sekolah Lebih Inovatif, Kurangi Les Konvensional
Terjemahan

Anews. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lombok Timur, Lalu Bayan Purwadi, mendorong unit pelaksana teknis daerah (UPTD) dan kepala sekolah untuk menghadirkan perubahan signifikan dalam dunia pendidikan di Kabupaten Lombok Timur.

Menurut dia, sekolah tidak cukup hanya menjalankan pola pembelajaran konvensional, tetapi harus mampu melahirkan inovasi yang berdampak positif bagi peserta didik.

“UPTD dan kepala sekolah diharapkan mampu membawa perubahan besar. Banyak peluang yang sebenarnya bisa dimanfaatkan, hanya saja belum disadari,” ujarnya.

‎Ia menyoroti praktik pengayaan dan les tambahan yang selama ini masih dominan berbasis presentasi. Ke depan, pola tersebut diharapkan dapat dikurangi dan dialihkan ke program yang lebih aplikatif, seperti penguatan kemampuan berbahasa internasional.

‎“Pengayaan dan les secara presentasi perlu dikurangi. Dan dialihkan ke progres lain seperti penguasaan bahasa Inggris, bahasa Arab, dan keterampilan lain dengan menghadirkan tutor yang kompeten,” kata Bayan.

‎Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan berprestasi sebagai bagian dari budaya pendidikan. Inovasi, menurutnya, tidak selalu membutuhkan sumber daya besar, melainkan kemauan untuk melihat peluang dan melakukan perubahan.

‎Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk memiliki visi yang selaras dalam meningkatkan kualitas peserta didik.

Baca Juga :  Mantan Bupati Lotim Kembali Diperiksa dalam Kasus Dugaan Korupsi Chromebook

“Selama kita satu frekuensi untuk meningkatkan kualitas anak didik dan pendidikan, tidak ada alasan untuk tidak bergerak bersama,” ujarnya.

‎Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur, lanjut dia, akan terus mendorong sekolah dan UPTD agar lebih adaptif dan kreatif dalam menjawab tantangan pendidikan di masa depan.

 

guest

0 Komentar
terbaru
terlama terbanyak disukai
Inline Feedbacks
View all comments