Harga Beras di Lotim Tembus Rp. 17.000 - 18.500/kilogram
Terjemahan

AmpenanNews. Harga beras di Kabupaten Lombok Timur (Kab Lotim) per Februari 2024 tembus Rp.17.000 – 18.500 per kilo gram, sontak meningkatnya harga beras tersebut mulai dikeluhkan oleh masyarakat.

Menurut salah satu warga masyarakat yang berhasil diwawancarai media ini menyebut, kenaikan harga beras di pasaran hingga ditingkat pengecer di Lotim saat ini terbilang cukup tinggi hingga mencapai 16-17 ribu bahkan ada yang sampai 18.500 per kilo gram.

“Dulu dengan uang sebesar Rp.4.25.000 kita dapat beli beras setengah kwintal, tapi sekarang disaat harga beras naik kita hanya dapat beli 25 kilogram beras saja dengan uang segitu” ucap Dedeng, salah satu warga masyarakat Lotim.

Baca Juga :  Bupati Lotim Gelar Presentasi Hasil Tim Verifikasi e-Warong

Masyarakat juga menyebut, kenaikan harga beras di Kab.Lotim ini sudah lama dirasakan sejak tiga bulan lalu dimana perkilo gramnya mencapai Rp 13.000, 14.000 dan 15.000 per kilogram untuk beras jenis medium dan premium.

Warga berharap terhadap harga beras ini dapat segera diturunkan atau di tekan oleh pemerintah.

Sementara itu ditempat terpisah Pj.Bupati Kabupaten Lombok Timur, H.M Juaini Taofik, membenarkan pada bulan februari 2024 ini terhadap kebutuhan pokok seperti beras tengah mengalami peningkatan harga.

“Saya sedang di pasar Paok Motong, memang benar ada kenaikan harga beras dimana medium dari 13 ribu menjadi 14 ribu dan yang premium dari 15 ribu menjadi 16 ribu” ucapnya saat dikonfirmasi media ini melalui via chat, Jumat, (16/02/2024).

Baca Juga :  Penyaluran Bantuan Pangan CBP Tahun 2024

Pj.Bupati, juga menyebut meningkatnya harga beras per kilogramnya di Kabupaten Lombok Timur saat ini bukan dikarenakan ketersediaan pasokan, melainkan dipicu rutinitas tahunan menjelang panen raya

“Jika kita kaitkan dengan teori Inflasi, dimana kenaikan disebabkan ketersediaan pasokan sepertinya belum menjadi penyebab utama, kenaikan ini lebih dipicu rutinitas tahunan menjelang Panen Raya” ucapnya.

Untuk dapat mengendalikan harga beras, saat ini Pemerintah tetap melakukan pendistribusian terhadap bantuan pangan sampai dengan beberapa bulan kedepan untuk 152 ribu Kelompok Penerima Manfaat (KPM) di Kab Lotim, selain itu dalam waktu dekat juga Pemkab melalui dinas Perdagangan akan segera menggelar oprasi pasar.

Jadi, kenaikan harga beras di Kabupaten Lombok Timur Provinsi NTB, memang benar

Baca Juga :  Dinas Pertanian Lotim Harapkan Petani Tanam Jagung, Kedelai dan Kacang Hijau

 


Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments