Pasar Hewan di Lombok Timur Masih Tutup Total sampai Agustus

AmpenanNews. Pasar hewan di Kabupaten Lombok Timur sampai dengan Bulan Agustus 2022 masih ditutup total, kenapa demikian? berikut pernyataan Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Kabid Kesawan) pada Dinas Peternakan Kabupaten Lombok Timur (Kab Lotim) drh. Hultatang.

Menurut penjelasan Hultatang, pada saat ditemui media diruang kerjanya Selasa (2/8/2022), menyampaikan kenapa sampai dengan saat ini pasar hewan yang ada di Masbagik, Kab Lotim masih di tutup, karena mengingat wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak ini masih ada.

“Untuk di Kab Lotim dari 23.690 total hewan ternak yang terpapar virus PMK yang dinyatakan sembuh baru 23.824 atau 98%, sementara ternak dalam perawatan masih pada angka 126 ekor, sedangkan untuk ternak yang mati itu sebanyak 182 ekor dimana sebagiannya didominasi anak sapi” ucapnya.

Masih kata Hultatang, terkait dengan ditutupnya pasar hewan sejak beberapa bulan lalu itu tentu dengan banyak pertimbangan begitupun kalau dibuka tentu akan banyak pertimbangan juga. Kalau pasar hewan kita buka sulit akan mengendalikan pergerakan ternak karena pasti dari Kab lain akan datang.

“Mengingat Kabupaten Lombok Tengah terhadap angka kesakitan pada hewan ternak masih tinggi begitu juga dengan KLU dan Lombok Barat. Sehingga kalau kita buka pasar bukan hanya ternak yang dari Lombok Timur saja yang akan masuk di pasar tersebut akan tetapi hewan ternak dari Kabupaten lain juga pasti akan masuk, ini yang kita khawatirkan jangan sampai dengan dibukanya pasar hewan akan muncul Kasus-kasus baru sehingga tidak selesai nanti kita tangani PMK di Lotim kalau pasar kita buka di situasi seperti saat ini” ucap singkatnya.

Sebagai tambahan informasi, dalam rangka mengurangi penyebaran Virus PMK pada hewan ternak di Kab Lotim sejak bulan Juli 2022 lalu Dinas Peternakan Kab Lotim telah menerima kiriman Vaksin sebanyak 8.700 dosis vaksin PMK.

 

Tags
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Baca Juga :

Close
Close