Singgung Ketahanan Pangan Bupati Lotim Janji Perbaikan Jalan Tetebatu pada 2027
Terjemahan

Anews. Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menyatakan perbaikan jalan di Desa Tetebatu, Kecamatan Sikur, akan dilakukan pada 2027. Pemerintah daerah mengakui masih terdapat sejumlah ruas jalan di wilayah tersebut yang belum tertangani.

‎Pernyataan itu disampaikan Haerul saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Al Muttaqin, Desa Tetebatu, Kamis, 3 September 2026.

‎“Insyaallah tahun 2027 akan kita kerjakan. Insyaallah untuk Tetebatu juga akan dikerjakan pada tahun 2027,” kata Haerul dalam sambutannya.

‎Ia mengatakan pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah karena menyangkut kebutuhan langsung masyarakat. Jalan yang layak, menurut dia, bukan hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi.

‎Salah satunya sektor pertanian. Jalan yang baik diperlukan untuk mempercepat distribusi hasil produksi dari sentra pertanian menuju pasar.

‎Haerul mengaitkan pembangunan infrastruktur dengan upaya memperkuat ketahanan pangan di Lombok Timur. Menurut dia, hasil produksi petani harus mendapat dukungan infrastruktur agar tidak terkendala saat didistribusikan.

‎Persoalan lain yang menjadi perhatian Bupati adalah harga komoditas pertanian ketika memasuki masa panen raya.

‎Ia mengingatkan agar melimpahnya produksi tidak justru membuat petani kehilangan posisi tawar. Pemerintah, kata dia, perlu memastikan harga tetap terjaga dan mencegah pihak-pihak yang mengambil keuntungan dengan merugikan petani.

‎“Jangan sampai ketika panen raya, hasil produksi banyak tetapi tidak ada harganya. Jangan sampai ada tengkulak atau pengusaha nakal yang memanfaatkan informasi untuk kemudian merusak harga,” ujarnya.

‎Menurut Haerul, aparat juga dilibatkan dalam menjaga stabilitas harga sejumlah komoditas pertanian. Kepolisian disebut berperan dalam menjaga harga jagung, sementara TNI turut menjaga harga gabah.

‎Dalam kesempatan tersebut, Haerul juga menyampaikan sejumlah program pemerintah daerah, mulai dari sektor kesehatan, perlindungan sosial hingga pembangunan fasilitas umum.

‎Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berkomitmen membayarkan kepesertaan BPJS Kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Perlindungan sosial juga diberikan kepada guru ngaji dan marbut melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

‎Haerul meminta aparatur pemerintah menjalankan fungsi utamanya sebagai pelayan masyarakat. Pelayanan publik, kata dia, harus diberikan secara cepat, baik, dan berpihak pada kepentingan warga.

Untuk fasilitas umum, pemerintah daerah merencanakan pemasangan lampu di sekitar 8.000 titik di wilayah Lombok Timur. Pemerintah juga merencanakan pembangunan gedung Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE) atau gedung serbaguna dengan anggaran sekitar Rp.30 miliar.

‎Di sektor lingkungan, Lombok Timur mendapat dukungan melalui Local Service Delivery Program (LSDP) yang didukung Bank Dunia. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat pengelolaan sampah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

‎Selain memaparkan agenda pembangunan, Haerul menyampaikan sejarah singkat terbentuknya Lombok Timur. Ia menilai sejarah daerah perlu terus diperkenalkan agar masyarakat, terutama generasi muda, memahami proses terbentuknya daerah dan memiliki rasa memiliki terhadap Lombok Timur.

‎Pemerintah daerah juga berencana mulai melaksanakan peringatan Hari Jadi Lombok Timur pada 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap sejarah daerah.

‎Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Al Muttaqin mengangkat tema “Menghidupkan Teladan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam di Zaman yang Penuh dengan Ujian.”

‎Kegiatan tersebut dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, aparatur pemerintah, dan masyarakat setempat.

‎Haerul menegaskan pembangunan membutuhkan keterlibatan masyarakat. Pemerintah daerah, kata dia, tidak dapat bekerja sendiri dalam menjalankan berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.

Baca Juga :  Kesra Lombok Timur Masif kan Kembali Gerakan Magrib Mengaji, Libatkan Guru Ngaji hingga DPRD

 

guest

0 Komentar
terbaru
terlama terbanyak disukai