Anews. Sebuah kolam pemancingan menjadi ruang bertemunya para wartawan, pejabat pemerintah daerah, dan aparat keamanan di Lombok Timur. Dalam suasana santai, mereka mengikuti lomba mancing yang digelar Forum Wartawan Media Online (FWMO) Lombok Timur dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Lombok Timur HM Juaini Taofik, Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha, Kepala Dinas Pariwisata H. Mirayang, Direktur PDAM Sopian Hakim, serta sejumlah wartawan dari berbagai media di Lombok Timur.
Di tengah suasana lomba yang berlangsung santai, pesan soal pentingnya menjaga hubungan antara media, pemerintah dan aparat keamanan justru mengemuka.
Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha mengatakan kegiatan tersebut tidak perlu dikemas secara mewah untuk memberikan manfaat. Menurut dia, kebersamaan dan silaturahmi menjadi hal utama.
”Kegiatan seperti ini sederhana, tapi penuh makna. Kegiatan yang luar biasa tidak perlu mewah, tapi penuh dengan kebersamaan,” kata Ariakta.
Dia mengatakan kegiatan yang digelar FWMO tersebut dapat menjadi ruang silaturahmi antara insan media dengan pemerintah daerah, TNI dan Polri. Hubungan yang terjalin baik dinilai dapat ikut menjaga kondusivitas Lombok Timur.
”Ini bentuk tanggung jawab para media dalam menciptakan kondusivitas kamtibmas Lombok Timur tetap kondusif. Menjadi zona yang nyaman untuk tempat tinggal, tempat bekerja, dan mencari nafkah,” ujarnya.
Menurut Ariakta, media memiliki peran strategis dalam membangun citra sebuah daerah. Pemberitaan yang diproduksi wartawan, kata dia, dapat ikut menentukan bagaimana Lombok Timur dipandang masyarakat.
”Rekan-rekan media punya peran yang luar biasa. Rekan-rekan media bisa membuat Kabupaten Lombok Timur ini dinilai menjadi baik,” katanya.
Karena itu, ia berharap komunikasi dan silaturahmi antara wartawan, pemerintah daerah, TNI dan Polri tidak berhenti pada kegiatan tersebut. Sinergi diperlukan agar setiap pihak dapat berkontribusi sesuai perannya masing-masing.
Ariakta juga menyampaikan apresiasi kepada FWMO dan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur yang mendukung kegiatan tersebut.
”Saya ucapkan banyak terima kasih kepada rekan-rekan media dan Pemda yang ikut men-support kegiatan rekan-rekan media,” ujarnya.
Bagi Ariakta, kegiatan itu sekaligus menjadi momentum perkenalan dengan para jurnalis Lombok Timur. Sebagai Kapolres yang baru, ia sebelumnya berencana bertemu dengan wartawan di daerah tersebut.
Namun, agenda lomba mancing Kemerdekaan mempertemukan dirinya dengan para jurnalis dalam suasana yang lebih cair.
”Ke depan harapan saya kegiatan positif seperti ini bisa tetap dilaksanakan. Kami dari Polres Lombok Timur pasti akan sangat mendukung hal-hal yang sifatnya positif untuk kepentingan rekan-rekan media, demi sebuah kebersamaan,” kata dia.
Dia berharap sinergitas antara insan media, pemerintah daerah, TNI dan Polri semakin kuat. Bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam mendukung pembangunan di Lombok Timur.
Sementara itu, lomba mancing berlangsung meriah dengan diikuti sejumlah wartawan. Dalam perlombaan tersebut, Apipudin yang merupakan staf khusus meraih juara pertama.
Posisi berikutnya ditempati Ruhaeli, wartawan IDN, sedangkan juara ketiga diraih Halili dari Selaparang TV.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu cara sederhana FWMO Lombok Timur merayakan momentum kemerdekaan sekaligus merawat hubungan dan kebersamaan antar elemen di daerah.
