Ormas Laskar Mandalika, Resmi Dideklarasikan
Terjemahan

AmpenanNews.com – Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Laskar Mandalika, resmi dideklarasikan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) dengan mengambil tema “Tak Harus Sedarah Untuk Bersaudara”, Sabtu (25/6/22).

Deklarasi dan pengukuhan Ormas Laskar Mandalika tersebut, terbentuk kurang dari satu bulan lalu.

Pembina sekaligus penasihat Ormas Laskar Mandalika Lalu Anton Hariawan mengaku, terbentuknya Ormas ini, setelah sejumlah tokoh muda dari Kecamatan Pujut Loteng, datang dan konsultasi, terkait bagaimana caranya memanfaatkan kemajuan saat ini di Loteng, terutama di Kecamatan Pujut.

Termasuk bagaimana caranya menjaga serta merawat kemajuan saat ini. Atas hal tersebut saya tertarik dengan komitmen para tokoh muda sehingga saya bersedia ikut bergabung dalam Ormas ini,” kata Anton.

Bendahara Kongres advokat Indonesia ini menambahkan, ada beberapa saran yang ia berikan untuk menjaga dan menyambut serta mendukung kemajuan KEK Mandalika.

Pertama, pihaknya menekankan untuk menjaga keamanan, sebab apapun itu yang dilirik oleh orang luar adalah keamanan.

“Apalagi ini KEK Mandalika, salah Satu kawasan wisata kelas internasional. Pastinya yang ditanyakan pertama adalah keamanan,” ujar Anton.

Selanjutnya kebersihan, kata Anton, jika rasa aman itu sudah lahir, maka bagaimana caranya ormas ini harus mampu menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Sehingga nantinya para pengunjung lebih nyaman dengan lingkungan KEK Mandalika,” cetus Anton.

Baca Juga :  TMMD ke 106 Kodim 1620/Loteng, Ini Kata Wabup Loteng

“Buat tim advokasi, guna menarik para investor asing datang menanam saham untuk melakukan Investasi. Dan yang terakhir Kebijakan publik,” lanjut Anton.

Oleh karenanya, dengan adanya Ormas
Laskar Mandalika, mampu melahirkan kontribusi bagi kemajuan pariwisata di Loteng, khususnya di KEK Mandalika.

Terakhir, pihaknya menyarankan kepada ketua dan koordinator masing masing divisi, agar segera membuat program peningkatan SDM, khususnya di kalangan anggota dan umumnya untuk masyarakat banyak.

“Sebab saya tidak menginginkan kemajuan ini dinikmati oleh orang luar saja, sehingga peningkatan SDM itu penting,” ulasnya.

Sementara itu, ketua umum Laskar Mandalika LM. Soekarno mengatakan, Laskar Mandalika, siap membangun kontribusi dengan pemerintah dan pihak ITDC.

Sebab keberadaan KEK Mandalika, ini adalah peluang besar yang diberikan pemerintah pusat. Oleh karenanya, peluang tersebut harus di manfaatkan, dengan sebaik baiknya, demi kemajuan bersama dan daerah.

“Setelah pelantikan ini kita akan segera melakukan rapat internal, untuk melahirkan program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan di KEK Mandalika, terutama masalah peningkatan SDM di internal anggota,” kata Ketum.

Selanjutnya masalah legalitas, Laskar Mandalika, sudah mendapatkan pengakuan dari kemenkumham.

“Ini artinya Laskar Mandalika memiliki badan hukum yang jelas,” terangnya.

Sementara itu Sekretaris Jenderal (Sekjen) Laskar Mandalika, LM. Trasna Adi Saputra membeberkan, ada beberapa bidang yang sudah dibentuk, dimana bidang tersebut bersentuhan langsung dengan kebutuhan di KEK Mandalika.

Baca Juga :  Minta Izin Dicabut, Warga Desa Mangkung Tutup Toko Alfamart

“Seperti bidang sosial, budaya, dan pengoperasian kepentingan masyarakat untuk kemaslahatan,” ucapnya.

Dijelaskan, untuk sosial Laskar Mandalika siap bergandengan dengan ITDC ataupun pemerintah, berbuat apapun yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Selanjutnya kebudayaan, beberapa kebudayaan seperti gendang belek Dan beberapa budaya lainnya, siap untuk dilestarikan Dan di setiap ada event event, budaya nenek moyang harus di tampilkan, sebagai bentuk melestarikannya.

“Sedangkan pengoperasian kepentingan masyarakat untuk kemaslahatan, dengan beberapa program termasuk pelatihan yang akan dibuka, nantinya Laskar Mandalika akan berkolaborasi dengan pemda, terutama dalam meningkatkan SDM, untuk menyambut KEK Mandalika,” katanya.

Ia menambahkan, ke depan perekrutan anggota akan terus dilakukan, anggota nantinya tidak hanya di sekitar desa penyangga KEK, namun menyeluruh di seluruh NTB. Kenapa ini dilakukan, sebab KEK Mandalika adalah milik bersama, untuk kita jaga bersama.

Sementara itu, perwakilan dari Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC)
Fahri mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat, terutama anggota Laskar Mandalika, untuk mari bersama sama menjaga KEK Mandalika.

“Karena seluruh kementerian di pusat, programnya terfokus KEK Mandalika, lebihnya lagi setelah gelaran MotoGP KEK Mandalika, sudah naik di posisi kelas internasional,” ujar Fahri.

Ketua Forum Kepala Desa (FKD) Kecamatan Pujut Lalu Syukur yang menghadiri juga acara tersebut menceritakan, tahun 1991, saat itu pihaknya bersama empat orang sebagai pelaku wisata, dimana saat itu Kuta sebagai hutan belantara, namun kini alhamdulillah sebagai pusat rizki.

Baca Juga :  Gubernur NTB Sambangi Warga Dusun Pemoles Saat Bupati Resmikan Sirkuit Motocross

Kenapa pihaknya mengatakan demikian, sebab seluruh dunia sudah mengenal KEK Mandalika, dan ini tentunya implementasinya pasti mendatangkan uang atau rizki.

“Lahirnya Ormas Laskar Mandalika, lahir dari kalangan kaum muda yang notabenenya, memiliki pemandangan yang lebih cerdas dan luas,” kata Ketua FKD Pujut itu.

Kemudian, Kapolres Loteng AKBP Hery Indra Cahyono berharap dengan terbentuknya omas ini, sebagai wadah, yang nantinya bisa membuat masyarakat, ia juga sampaikan aspirasinya bisa terakomodir dan terwujud, tentunya dalam hal yang positif.

Dikatakan, jika dulu Bali sejahtera karena pariwisata, kini pariwisata tingkat internasional ada di KEK Mandalika, oleh karenanya keberadaan Laskar Mandalika, harus mampu sebagai garda terdepan, untuk melahirkan rasa aman, nyaman dan menciptakan kebersihan, dengan budaya bersih insyaallah para pengunjung lebih betah dan nyaman tinggal di Lombok.

“Untuk para Anggota, SDM nya harus tingkatkan, biar nanti tidak jadi penonton, artinya kita nikmati bersama hasil dari kemajuan ini,” kata kapolres.

“Yang terakhir, Lombok dikenal sangat kaya dengan budaya seperti Gendang belek, pihaknya berharap itu harus di lestarikan,” pungkasnya.

 

Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments