Gubernur NTB Tinjau Rumah Sakit International Mandalika di Loteng

AmpenanNews. Banyaknya event olahraga bertarap dunia yang hendak diselenggrakan di wilayah Kawasan Ekonomi Khisus Mandalika (KEK Mandalika). Tentu dengan itu, pemerintah harus menyiapkan sarana dan prasaranya penunjang. Termasuk Rumah Sakit International Mandalika (RSIM), Lombok Tengah (Loteng), Nusa Tenggara Barat (NTB), yang sedang dibangun, dan kini sudah mulai beroperasi.

Pada kesempatan tersebut Gubernur NTB Dr, Zulkieflimansyah, M,Sc. sangat berterima kasih kepada pihak managment Rumah Sakit International Mandalika (RSIM), yang telah menunjukkan keseriusan dan kerja keras dalam membangun dan menyulap area ini dalam waktu yang relatif singkat menjadi bangunan yang berkelas.

“Saya ucapkan terima kasih, telah menunjukkan keseriusan dalam menyulap bangunan yang sangat megah ini.” Kata Gubernur.

Dikatakan Bang Zul sapaan akrabnya, tinggal acara kita selanjutnya, yakni mengantisipasi persiapan penyelenggaraan Word Super Bike (WSB), yang akan digelar tanggal 12 November mendatang.

“Tanggalnya sudah ada, kita ingin menata Rumah Sakit, menjadi Rumah Rakit yang nyaman, dengan taman yang sangat indah, serta bangunan yang megah. Dan kelihatan panoramanya sangat indah, mudah mudahan ini menjadi wajah etalase kita untuk dunia.” Tutup Bang Zul.

Pada kesempatan yang sama, dr. Oksi Direktur Rumah Sakit International Mandalika menjelaskan, untuk mendukung penyelenggaraan Event-event raksasa itu, pihaknya sudah menyiapkan beberapa pendukung, dan kini Rumah Sakit bertarap international sudah siap beroperasi. Namun, dengan beberapa kendala dan kekurangan yang masih perlu dipersiapkan.

“Untuk mensupport event itu, mesti kita harus mempersiapkan dari segi pelayanan kesehatannya, dan itu harus kita lebih optimal.” Ucapnya kepada Awak media. Rabo (20/8/21).

Pihaknya saat ini sedang menggenjot pembangunan fisik dari Rumah sakit Tersebut. Walaupun masih banyak kekurangan penunjang yang perlu dipersapkan, seperti halaman depan dan fasilitas lainnya. dr. Oksi optimis bisa beroperasi walau harus secara bertahap.

“kita akan beroperasi walaupun yang ada saat ini hanya ada Instalasi Gawat Darurat (IGD), Rawat jalan saja, tapi saat ini sudah bisa kita gunakan.” Lanjutnya.

Untuk Tenaga Kesehatan (Nakes) yang dimiliki saat ini berjumlah 50 orang, yang dimana para nakes tersebut, sudah di rekrut dengan cara yang ketat, diseleksi dengan bakat yang dimiliki oleh Para nakes itu.

“Sumber Daya Manusia (SDM) kita sebanyak 50 orang, walaupun untuk dokter spesialisnya baru satu. Dan kita sudah punya dokter spesialis olahraga, yang satu-satunya ada di NTB.” Tutupnya.

Tags
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Baca Juga :

Close
Close