Keamanan dan Tata Ruang Kawasan Menjadi Kendala Investor Berinvestasi di Lotim


Ampenan News. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lombok Timur, akui keamanan masih menjadi hambatan bagi investor yang ingin berinvestasi di Kabupaten Lombok Timur.

Dijelaskan oleh Muksin “Belakangan ini banyak investor yang tertarik untuk berinvestasi di Kabupaten Lombok Timur, hanya ada kendala atau sedikit hambatan yang di alami, seperti keamanan, penataan sepadan pantai dan infrastruktur menuju kawasan wisata” bebernya pada wartawan Rabu (16/10).

Selain soal keamanan dan tata ruang kawasan wisata serta Infrastruktur jalan. Keberadaan regulasi yang berkaitan dengan masyarakat, juga dinilai penting oleh Dinas DPMPTSP untuk dapat dibuat dengan segera oleh Pemda.

“Investor yang datang untuk menggerakan perekonomian masyarakat, sehingga ada keuntungan bagi masyarakat. Ini mestinya yang harus disampaikan kepada masyarakat, agar masyarakat juga paham. Sehingga begitu masyarakat melihat orang Asing, tidak langsung menilainya negatif dan disinilah peran Kepala Desa, Kadus dan Camat” ucapnya

Selain itu disampaikan juga oleh Muksin, apabila regulasi ke Masyarakat tersebut nantinya terbentuk. Dinas DPMPTSP berkomitmen untuk menerapkan dua konsep kepada investor. Pertama investor harus menjalin kemitraan dengan masyarakat dan mengadopsi kearifan lokal. “Ini akan kita lakukan, agar masyarakat juga mengetahui” singkatnya.

Kemudian Ketika ditanya wartawan sudah berapa banyak investor yang menanamkan investasinya di Kabupaten Lombok Timur, di jawab oleh Muksin, “terkait dengan jumlah, kami perlu melihat datanya dulu, tetapi yang jelas sudah mulai ramai terutama pada potensi pariwisata yang ada di wilayah selatan Lotim. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, cukup memberikan dampak pada kemajuan investasi di Lombok Timur dan itu pasti. Terlebih dengan adanya jalur By Pass BiL ke Kayangan” paparnya.

Menyinggung Terkait dengan progres pembangunan Mini Ancol yang ada di Desa Labuhan haji, Kecamatan Labuhan Haji. Muksin sangat menyayangkan kalau tidak segera diselesaikan progres pembangunannya, karena wisata labuhan haji saat ini sudah banyak yang melirik kendati bukan perusahaan besar. An001.


guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Baca Juga :

Close