Pelantikan 34 Kepala Pasar di Lotim Strategi Peningkatan PAD
Terjemahan

Anews. Sebanyak 34 kepala pasar resmi dilantik oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, dalam sebuah seremoni di pendopo bupati. Pelantikan ini bukan sekadar acara formal, melainkan langkah strategis Pemkab Lotim untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengelolaan pasar tradisional yang lebih baik. Pada Kamis (10/4).

Bupati menyampaikan bahwa pelantikan dengan sumpah jabatan yang disaksikan berbagai pihak hari ini dimaksudkan untuk menanamkan rasa amanah dan tanggung jawab. Ia menekankan pentingnya integritas dalam penunjukan juru pungut, karena mereka merupakan ujung tombak pengumpulan retribusi pasar. Bahkan, Bupati memperingatkan agar tidak ada konflik kepentingan dalam penunjukannya, dan menyoroti gaya hidup juru pungut yang dinilai tidak selaras dengan pendapatannya.

Baca Juga :  Lotim untuk Dosis Kedua Berada Diposisi Terakhir se-Provinsi NTB

Para kepala pasar yang sudah dilantik diberi masa evaluasi selama 1 tahun 3 bulan untuk menunjukkan kinerja yang baik. Jika tak ada peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya, maka mereka akan di evaluasi dan diberhentikan.

Bupati menekankan bahwa jabatan kepala pasar kini sangat diminati karena potensinya besar. Maka dari itu, dibutuhkan pemimpin pasar yang proaktif, inovatif, dan berdedikasi demi kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Respons publik pun positif, dengan harapan para kepala pasar yang baru untuk dapat membawa perubahan nyata dan meningkatkan kualitas pasar di Lombok Timur.

 

Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
terbaru
terlama terbanyak disukai
Inline Feedbacks
View all comments