Anews. Duka menyelimuti keluarga besar Universitas Islam Negeri Mataram atas berpulangnya Prof. Dr. TGH. M.S. Udin, MA., Ketua Senat UIN Mataram. Kepergian almarhum tidak hanya meninggalkan kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi sivitas akademika yang selama ini mengenalnya sebagai ulama, Guru Besar, pendidik, sekaligus figur senior yang memberikan pengabdian panjang bagi perjalanan dan perkembangan UIN Mataram.
Secara langsung, Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. TGH. Masnun Tahir, M.Ag., menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya almarhum. Menurut Rektor, Prof. Dr. TGH. M.S. Udin merupakan sosok yang memiliki tempat tersendiri dalam perjalanan akademik UIN Mataram. Pengalaman, keluasan ilmu, keteduhan sikap, serta komitmennya terhadap institusi menjadikan almarhum sebagai salah satu figur yang dihormati di lingkungan kampus.
“ Beliau bukan hanya Ketua Senat dan Guru Besar, tetapi juga guru bagi kita semua. Banyak ilmu, nasihat, dan keteladanan yang beliau wariskan. UIN Mataram kehilangan sosok senior yang selama ini ikut menjaga tradisi akademik dan marwah institusi. Insyaallah, pengabdian dan kebaikan beliau akan terus dikenang,” ungkap Rektor.
Pada saat menjalankan amanah sebagai Ketua Senat, almarhum turut memberikan pemikiran dan pertimbangan akademik bagi pengembangan universitas. Keteguhan dalam menjaga nilai-nilai keilmuan, sikap arif dalam menyikapi dinamika kelembagaan, serta semangat untuk mempertemukan tradisi keulamaan dengan dunia akademik menjadi bagian dari jejak pengabdian yang ditinggalkannya.
Berpulangnya Prof. Dr. TGH. M.S. Udin bagi UIN Mataram, menjadi momentum untuk mengenang kembali makna pengabdian seorang guru. Rektor menegaskan bahwa usia manusia memiliki batas, tetapi ilmu yang diajarkan, keteladanan yang ditanamkan, dan kebaikan yang diwariskan dapat terus hidup lintas generasi. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan generasi akademik UIN Mataram untuk melanjutkan perjuangan membangun institusi yang unggul dan bermanfaat bagi umat.
“ Atas nama pimpinan dan seluruh sivitas akademika UIN Mataram, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Semoga diberikan kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan. Tugas kita sekarang adalah mendoakan beliau sekaligus melanjutkan nilai-nilai keilmuan, keikhlasan, dan pengabdian yang telah beliau teladankan,” tutur Rektor.
Khusus Keluarga besar UIN Mataram mendoakan semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah Prof. Dr. TGH. M.S. Udin, MA., mengampuni segala khilafnya, melapangkan kuburnya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Allahummaghfirlahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin. Selamat jalan, Guru. Engkau telah berpulang, tetapi ilmu, pengabdian, dan keteladananmu akan terus hidup dalam perjalanan UIN Mataram.
Sumber : Humas UINMataram.ac.id
