Pascasarjana UIN Mataram Sukses Gelar International Conference the 3rd GIC 2023,
Terjemahan

AmpenanNews. Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram sukses laksanakan gelar dan ciptakan academic atmosphere berstandar internasional terusbyang digalakkan di UIN Mataram untuk merealisaikan kampus berkelas internasional (world class university). Diantara branding internasional UIN Mataram adalah Graduate International Conference (GIC).

Graduate International Conference merupakan konferensi internasional tahunan yang rutin dilakukan Pascasarjana UIN Mataram, menjadi wadah peneliti dan forum akademisi dalam mempresentasikan hasil penelitian baik penelitian skala global maupun lokal, pada bidang-bidang yang dikelola Pascasarjana UIN Mataram, yaitu Islamic Education (pendidikan Islam), normative religion (kajian Tafsir dan Hadist), Islamic law (hukum Islam), Islamic economics (ekonomi Islam), Islamic communication (komunikasi Islam, da’wah, sosial media), local Islamic tradition (Islam lokal tradisonal), religious moderation (moderasi beragama), sufism (kajian Taswauf), dan woman and minority (kesetaraan gender). GIC ini juga dirancang untuk mengeksplorasi isu-isu kritis dan tantangannya dalam konteks kekinian dan kedisinian.

Di 2023 ini menjadi tahun ke-3 diselenggarakannya GIC Pascasarjana 2023 setalah pelaksanaan perdananya pada tahun 2021. GIC 2023 dilaksanakan hari ini (Senin, 04/09/2023) dimulai pukul 08:00 sampai 17:00 di hotel Golden Palace Mataram dengan mengusung tema “Religious Moderation in Textual and Empirical Study of Indonesian Islam”.

Dengan metode campuran (blended/hybrid) yaitu sebagian presenter dari luar Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang tidak bisa hadir langsung di lokasi kegiatan menyampaikan papernya secara online melalui aplikasi Zoom dan ditayangkan pada kanal YouTube UINTv dan Channel YouTube Pascasarjana UIN Mataram, namun presenter sebagaian besar hadir secara langsung mempresentasikan papernya di hadapan pembahas (discussant) dan auidien di ball room hotel Golden Palace.

Hadir dalam kemeriahan GIC 2023 sangat terasa atmosper akademiknya bersama Rektor UIN Mataram Prof. Dr. TGH. Masnun Tahir, M.Ag, Kepala Biro AUPKK UIN Mataram Drs. H. Subuhi, M.Pd.I Direktur Pascasarjana Prof. Dr. TGH. Fahrurrozi, M.A., Wakil Direktur Prof. Mohammad Abdun Nasir, M.Ag., MA., Ph.D., Keynote Speaker Prof. dr. Nico J. G. Kaptein, para Kaprodi, Sekprodi, Dosen, mahasiswa-mahasiswi S-2 dan S-3 dan tendik di lingkungan Pascasarjana UIN Mataram serta para presensenter dari berbagai kampus ternama dari dalam dan luar negeri.

Prof. Dr. TGH. Lalu Supriadi Bin Mujib, MA.selaku ketua dalam laporannya menyampaikan, GIC sebagai konferensi internasional menjadi ajang silaturahim mempertemukan para kaum intelektual, akademisi, pakar dan pemerhati kajian Keislaman kontemporer di Indonesia.

Baca Juga :  Empat Balon Rektor Unram Dorong Terwujudnya Unram Berdaya Saing Internasional

“ Panitia mempersiapkan penyelanggaraan GIC 2023 ini selama 3 bulan dimulai dari share informasi ke berbagai kampus melalui media digital hingga seleksi paper. Dan paper yang dinyatakan lulus memenuhi standar sebanyak 27 paper dari 49 paper yang masuk. Paper yang diterima hari ini hadir sebagai tamu undangan menjadi presenter yaitu dari UIN Mataram, Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Antasari Banjarmasin, UIN Sunan Ampel Surabaya, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Universitas Muhammadiyah Mataram, Universitas Ibrahimy Situbondo, Universitas Trilogi, IAIN Kudus, IAIN Ternate, IAIN Bone dan STAI Denpasar Bali, serta presenter lainnya dari luar negeri yaitu Gumushane University Turkey,” ungkap Prof. Supriadi.

Kesempatan yang sama, Prof. Dr. TGH. Fahrurrozi, MA. menyampaikan, sebagai Direktur Pascasarjana, mengucapkan selamat datang kepada seluruh pembicara dan peserta GIC baik yang mengikuti secara offline maupun online. “Kami mengucapkan terimakasih kepada keynote speech, presenter, pembicara, dan seluruh peserta konferensi dan kami berharap semuanya dapat mengikuti konferensi dengan baik dan sampai selesai. Terkhusus untuk Bapak Rektor terimkasih atas suppot penuh, atensi dan intensitas yang diberikan untuk Pascasarjana, beliau yang selalu memberikan semangat dengan kata “yes” dalam setiap agenda Pascasarjana apalagi dalam agenda-agenda akademik berkelas internasional seperti kegiatan kita saat ini” ucap Direktur.

“ GIC tahun 2023 ini menjadi gelaran ke-3 setelah kita sukses melaksanan GIC perdana pada tahun 2021 dan GIC ke-2 pada tahun 2022. Semuanya berjalan sesuai harapan kita semua, karena itu GIC telah menjadi ajang bergengsi yang akan tetap kita istiqomahkan untuk kita selenggarakan setiap tahun. Saat ini GIC telah mendapatkan perhatian dari kampus ternama dari dalam dan luar negeri terlihat dari beragamnya affiliasi presenter yang akan memaparkan penelitiannya setelah acara pembukaan ini. Sering terdengar kesan dari peserta yang hadir senantiasa mendapatkan inspirasi dan berkinginan terlibat sebagai presenter pada GIC berikutnya terutama dari undangan perwakilan mahasiswa Pascasarjana UIN Mataram yang hadir, ardenalin mereka sebagai akademis seketika muncul berkat atmospir kademik yang diberikan, GIC telah berhasil menularkan semangat akademik kepada setiap peserta yang hadir. Tentunya ini menjadi indikator keberhasilan digelarnya GIC Pascasarjan UIN Mataram, hal ini menjadi kebangggan dan kebahagiaan tersendiri bagi kita,” kata Prof. Rozi.

Baca Juga :  Program Internasionalisasi UIN Mataram, Rektor Hadir Merealisasi MoU di Universiti Utara Malaysia

Rektor UIN Mataram Prof. Dr. TGH. Masnun, M.Ag. sendiri mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Pascasarjana atas penyelenggaraan konfernsi internasional.

“ UIN Mataram berkomitmen untuk mendukung penuh setiap komponen kampus dalam peningkatan kompetensi akademiknya baik dalam level nasional terlebih dalam level internasional seperti GIC ini. UIN Mataram tidak pernah berhenti membuat terobosan-terobosan sehingga tiada hari yang kosong bagi UIN Mataram dari melakasanakan kegiatan-kegiatan akademik malalui kerja sama, partnership, dan kolaborasi semuanya berjalan sesuai yang diharapkan. Seperti pagi ini saja setidaknya 4 agenda yang saya hadiri belum lagi nanti siang bahkan sampai malam, semuanya untuk merealisasi komitmen kita menjadikan UIN Mataram sebagai kampus berkelas internasional (world class university). Dari itu academic atmosphere harus terus kita ciptakan sebagai budaya untuk dipertahankan dan dikembangkan di kampus kita tercinta ini. Akhirnya, Selamat melaksanakan konferensi, semoga dapat memberi kontribusi terhadap berbagai isu dan problematika terkini yang terjadi baik dalam skala, nasional, regional, maupun global untuk menjadi sumbangsih UIN Mataram bagi kejayaan ummat (Izzul Islami wal Muslimin),” pungkas Guru Nun sapaan akrabnya.

Dengan menghadirkan pembicara berkelas internasional dari luar negeri yaitu Prof. Dr. Nico J. G. Kaptein yang saat ini menjadi professor emeritus Islam in South East Asia di Leiden University Belanda. Dalam pemaparannya beliau menyampaikan secara sistematis metodologi kombinasi dalam kajian moderasi sehingga dapat memahami secara akademis bagaimana moderasi beragama yang menjadi salah satu program nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Dilanjutkan ke presentasi paper oleh presenter, 27 paper yang terpilih terbagi menjadi 6 panel sesuai kajian keilmuan dari paper tersebut yaitu panel 1 topik tentang Islamic Education dengan pembahas Dr. Fathurrahman Mukhtar, M.Ag. didampingi moderator Dr. H. Moh. Fahri, M.Pd. Panel 2 topik tentang Tafsir dengan pembahas Dr. H. Syamsu Syauqani, MA didampingi Dr. H. Abdul Aziz, M.Pd.I. Panel 3 topik tentang Da’wah, Social Media And Local Tradition dengan pembahas Dr. H. Dedy Wahyudin, M.A didampingi moderator Dr. Abdullah Fuadi, M.A. Panel 4 topik tentang Islamic Law dengan pembahas Prof. Hj. Atun Wardatun, M. Ag., MA., Ph.D. didampingi Dr. Ribahan, M.Pd. Panel 5 topik tentang Religious Moderation dengan pembahas Dr. M. Thohri, M.Pd didampingi Dr. Muh. Azkar, M.Pd.I. Terkahir panel 6 topik tentang Sufism, Woman And Minority dengan Pembahas Dr. Bq. Ratna Mulhimah, M.H didampingi moderator Dr. H. Yudin Citriadin, M.Pd.

Baca Juga :  Bupati Bima dan Wagub Tanam Cemara Laut Dan Mangrove

Untuk 6 panel terbagi menjadi dua sesi yaitu sesi satu untuk panel 1, 2 dan 3 berlangsung dari jam 10:00 s/d 12:30 WITA di room yang berbeda room Garuda untuk panel 1, room Nuri 1 untuk panel 2 dan room Nuri 2. Sesi kedua presentasi untuk panel 4, 5 dan 6 dengan room yang berbeda juga. Masing-masing panel terdiri dari 5 paper.

Kemudian sitematika presentasi dimulai dari arahan moderator kemudian presentasi semua paper oleh presenter selanjutnya tanya-jawab dari audien, berikutnya masukan dan komentar saran dari pembahas (discussant), terakhir rekomndasi hasil konferensi yang dibacakan oleh moderator.

Kedua sesi diatas berjalan lancar dan berjalan sesai rundown acara. Semua yang terlibat dalam acara mengikuti dengan antusias. Mulai dari panitia, narasumber, peserta, partisipan melalui online mengikuti acara konferensi sampai akhir, GIC ke-3 Pascasarjana UIN Mataram pun terlaksana dengan sukses baik sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi.

Pada penghujung kegaiatan GIC 2023 dengan penutupan, yang disampaikan oleh Ketua Panitia Prof. Dr. Lalu Supriadi Bin Mujib, MA. yang didampingi Sekretaris Panitia Dr. Lalu Muhammad Nurul Wathoni, M.Pd.I. dalam penutupan ini panitia menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh hadirin yang mengikuti kegiatan dari awal sampai penutupan. Dan mohon maaf atas kekurangan, kekhilapan dan kesalahan yang menjadi keniscaayan yang terjadi dalam setiap acara. Tidak lupa panitia menyampaikan tindak lanjut dari paper yang sudah dipresentasi.

“ Naskah-naskah yang dipresentasikan pada GIC 2023 ini akan diterbitkan dalam beberapa Jurnal yang ada di UIN Mataram dan mungkin jurnal luar mitra UIN Mataram yang terindeks SINTA. Alternatif lain untuk mengakomodir terpulikasinya paper-paper tersebut melalui proseding yang berISBN dalam bentuk cetak dan file. Mari kita tutup dengan sama-sama membaca Alhdulillahi Rabil ‘Alamin. Dan Sampai jumpa pada GIC keempat pada tahun 2024 mendatang,” tutup Prof. Supriadi

 


Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments