Kepala Badan Pendapatan Daerah Lotim Sebut PAD Triwulan Kedua Capai 40,5 Miliar
Terjemahan

AmpenanNews. Kepala Badan Pendapatan Daerah Lombok Timur sebut posisi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lombok Timur pada triwulan ke dua di tahun 2023 baru mencapai Rp. 40,5 Miliar atau setara dengan 15 persen dari target PAD yang telah di tentukan.

Capaian PAD sebesar 40,5 Miliar pada triwulan ke dua tersebut kalau dilihat dari segi capaian bila bandingkan dengan tahun 2022 lalu, maka capaian saat ini terjadi peningkatan.

“Secara progres capaian kita meningkat dua kali lipat, akan tetapi secara persentasi terjadi penurunan karena mengingat target PAD Tahun 2023 ini meningkat sebesar 140 persen” ucap Maksin, saat ditemui media di ruang kerjanya.

Baca Juga :  Instruksi Bupati Lotim dalam Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini

Masih kata Maksin, kenapa di triwulan kedua ini capaian PAD masih pada posisi belum optimal, karena target Bapenda itu cukup besar mencapai 283 Miliar, meski demikian Bapenda tetap merasa optimis target tersebut dapat di capai.

“PAD ini akan bisa optimal kalau pajak MBLB ini jalan, kalau pajak restoran ini jalan, kalau pembenahan pajak PBB ini jalan, dan saat ini kita baru mengurainya. sangat besar potensi yang kita miliki pada empat item tersebut” bebernya.

Namun demikian bagi Maksin, membenahi ketidak kepatuhan masyarakat dalam wajib pajak ini tidaklah semudah membalikan telapak tangan karena itu butuh waktu.

“Ini kan butuh waktu tidak bisa seperti membalik telapak tangan contoh : saat ini saja tak jarang terlihat Bapenda dengan masyarakat wajib pajak sering terjadi kontra saat di datangi petugas, seandainya barang ini bisa berjalan satu tahun saja maka Perolehan PAD ini akan cukup besar ” katanya.

Baca Juga :  Upaya Pencegahan Pelanggaran Tahapan Pemilu, Panwascam Jerowaru Surati Kepala Desa

Muksin, juga mencatat terhadap pajak hotel dan restoran ini kalau dia maksimal membayar pajak akan dapat mempengaruhi peningkatan PAD Lombok Timur.

“Di Lotim terdapat ratusan kamar hotel jika dia normal pajaknya maka akan lumayan ke PAD, sementara terhadap pajak restoran Bapenda memiliki target sebesar 20 Miliar di tahun 2023. lanjutnya Bapenda memiliki peluang peningkatan PAD pada restoran meski yang taat pajak saat ini belum sampai empat persen dari 500 jumlah restoran di Kabupaten Lombok Timur, meski demikian sumbangan PAD perbulannya sampai 40 juta. jika saja setengah dari jumlah restoran itu taat pajak maka kita akan mampu memperoleh angka 2 Miliar” ucap singkatnya.

Baca Juga :  "Ini Bentuk Pengabdian Kami Kepada Masyarakat"

 


Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments