Yayasan Peduli Yatim Piatu dan Dhuafa Tersenyum Akan Cetak 5 Dokter Pertahun

AmpenanNews.com – Bupati Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, menyebutkan yayasan peduli yatim piatu dan dhuafa tersenyum akan mencetak 5 (lima) sarjana kedokteran pertahunnya.

Hal itu dikatakan Lalu Pathul Bahri saat pembekalan tim pendata yayasan peduli yatim piatu dan dhuafa tersenyum di Praya, Lombok Tengah, kamis (4/8/2022).

Dengan demikian, yayasan itu merupakan salah satu cara pemerintah daerah (Pemda) meringankan beban para yatim dan dhuafa.

Dimana dalam hal ini pemda Lombok Tengah berhajat untuk dapat menyekolahkan seluruh yatim dengan bagaimanapun caranya.

“Kami harus sekolahkan seluruh anak yatim dan piatu di Lombok Tengah, bagaimanapun caranya,” kata Lalu Pathul Bahri.

Selain itu, bupati berjanji akan mencetak 5 dokter pertahunnya dari Yayasan Peduli Yatim dan Dhuafa Tersenyum. Hal itu menurut bupati agar para yatim ini dapat memiliki mimpi yang setinggi – tingginya.

“Itu tekat kita saat ini untuk para anak yatim yang menghafal Al-Qur’an, bukan hanya dokter tapi juga polisi dan tentara kita akan minta jatah untuk para yatim,” kata bupati.

Bupati juga menegaskan bahwa pihaknya telah berkordinasi dengan seluruh ASN yang ada di Lombok Tengah. Yang mana saat ini berjumlah 11,000 orang.

Dari perhitungan bupati, jika seluruh ASN mengeluarkan sebanyak Rp.10,000 per orang, maka setiap bulannya uang donasi untuk yatim berjumlah Rp.1 miliar lebih.

“Harapan saya terhadap seluruh ASN ini tidak mengeluarkan donasi tidak banyak – banyak. Cukup Rp.10,000 saja,” ujar bupati.

Bahkan bupati juga telah melakukan komunikasi kepada seluruh kepala sekolah yang ada di Lombok Tengah. Supaya nantinya seluruh anak yatim mendapatkan fasilitas yang sama dengan murid yang lain.

“Mulai dari SD, SMP, dan SMA. Mereka saya minta kepada seluruh kepala sekolah dengan kita titip supaya mendapatkan pelayanan yang sama dengan murid yang lain,” pungkas bupati. (di)

 

Tags
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Baca Juga :

Close
Close