Karang Taruna Kecamatan Gelar Aksi Protes didepan Sirkuit Mandalika

AmpenanNews. Puluhan masa aksi dari Karang Taruna Kecamatan (KTK), Pujut hari ini menggelar aksi protes didepan Sirkuit Mandalika, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah (Loteng), Selasa (08/02/22).

Aksi protes itu dilakukan karena minimnya serapan pekerja lokal di Sirkuit Mandalika. Oleh sebab itu masa aksi menuntut pihak Indonesia Tourism Development Coporation (ITDC) dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) terbuka dalam memberikan informasi serta dapat melibatkan para pemuda di event MotoGP Maret mendatang.

Sri Anom Putra Sanjaya, Ketua KTK Pujut dalam orasinya mengatakan bahwa, pihaknya sangat kecewa dengan sikap ITDC dan MGPA yang selalu menganggap rendah masyarakat lokal. Yang mana seharusnya sebagai masyarakat lokal maka harus diutamakan dalam segala bidang di Sirkuit Mandalika.

“Namun mirisnya kita hanya dijadikan sebagai penontonnya penonton saja,” kata pria yang kerap disapa Anom itu dalam orasinya.

Tidak hanya itu, Anom juga menegaskan bahwa Pihak ITDC dan MGPA sejauh ini tidak pernah Transparan dalam mengumumkan lowongan pekerjaan yang dibutuhkan.

“Kita tidak pernah mengetahui bahwa adanya informasi tentang ada penyerapan tenaga kerja” tegas Anom.

Lebih jauh, Anom memaparkan kekesalannya kepada pihak ITDC saat menemui masa Aksi di ruangan rapat ITDC. Sehingga saat itu masa aksi memberikan tenggang waktu selama dua minggu untuk diberikan jawaban terkait tuntutan mereka.

“Jika tidak ada jawaban dari pihak ITDC, maka kami akan datang dengan masa lebih banyak untuk menyetop proyek ini,” paparnya.

Tempat yang sama, Rahadian ketua KTI Desa Mertak mengatakan, Memang sebelumnya pihak ITDC pernah mengangkat pegawai Marshal, namun itu hanya sebagai pegawai yang tidak tetap. Artinya serapan pegawai lokal tidak ada yang berada di bagian strategis.

“Berikan kami ruang, berikan kami waktu untuk membuktikan bahwa kami mampu untuk berkerja seperti yang diinginkan itdc,” ucapnya.

Dengan adanya aksi itu, sempat terjadi kemacatan sementara diruas jalan depan sirkuit.

Sementara, Pihak ITDC yang coba untuk dikonfirmasi wartawan namun tidak diberikan ruang masuk di kantornya.

 

Tags
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Baca Juga :

Close
Close