Gerakan Pilah Sampah dari Rumah di Kota Mataram Mulai Menggeliat

Mataram – Acara Launching Gerakan Pilah Sampah dari Rumah dan Aksi Sedekah Sampah yang di Selenggarakan oleh dinas LHK prov. NTB Bidang pengelolaan Sampah, untuk mengedukasi Masyarakat Tentang Manfaat Memilah sampah sebelum dibuang di lingkungan Bagek Kembar, kelurahan Tanjung Karang Permai Kecamatan Sekarbela pada Senin sore (22/3/2021).

Turut Hadir, Firmansyah Kabid Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB, Ali Aswandi Anggota DPRD Kota Mataram Fraksi Partai Golkar dan komunitas DDOROCARE.

Dalam kesempatan tersebut Ali Aswandi menjelaskan, sampah merupakan suatu buangan atau sisa dari satu hal yang sudah tidak layak lagi untuk digunakan. Pada dasarnya, jenis sampah dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu sampah organik dan sampah non-organik. Sampah Organik itu lebih cepat terurai.seperti, Sisa Makanan,kulit buah, dan daun-daunan. Biasanya jenis sampah ini juga bisa diolah kembali menjadi pakan ternak, biogas, bahkan pupuk.

Sebaliknya, sampah non-organik biasanya akan sulit terurai, seperti botol minuman, plastik, dan kaleng. Sampah ini tidak akan hancur dalam waktu yang lama meski dibakar sekalipun.Tapi Sampah Non organik ini bisa di pilah dan bernilai Ekonomis yang bisa Menambah pemasukan Masyarakat.

“Selain nilai ekonomis, dengan memisahkan pembuangan kedua jenis sampah ini nyatanya bisa membantu mencegah terjadinya penumpukan sampah. Selain itu, memisahkan sampah organik dan non-organik bisa memudahkan pemilihan dan penggunaan kembali jenis sampah sesuai dengan kegunaannya,” papar Ali.

Rangkaian sosialisasi ini akan terus berlanjut di 6 kecamatan se kota mataram, dimulai dari Kecamatan Sekarbela. Lanjut di Kecamatan Ampenan dan berakhir di kecamatan sandubaya.

Diharapakan dengan Acara Sosialisasi ini Masyarakat jadi Sadar akan pentingnya Memilah Sampah dari Rumah, untuk kebersihan lingkungan dan Mengurangi Volume Sampah Saat ini.

Tags
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Baca Juga :

Close
Close