Gaji Pegawai Kecamatan Diduga Digelapkan oleh Oknum Pegawai


AmpenanNews. Camat Sabelia mengakui, sampai degan saat ini seluruh pegawai yang ada pada kantor Camat Sambelia belum menerima gaji bulanannya. Uang yang seharusnya di gunakan untuk menggaji para pegawai tersebut di duga telah di gelapkan oleh salah satu oknum pegawai yang ada di Kecamatan.

“Betul, sampai saat ini gaji semua karyawan dan pegawai honor yang ada di Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, belum menerima gaji. Hal ini disebabkan oleh satu oknum pegawai yang di duga sementara waktu menggelapkan gaji karyawan” kata Ishak, pada saat di konfirmasi media melalui via pesan pribadi, Selasa malam (13/10).

Adapun solusi yang tengah di tawarkan Camat kepada oknum pegawai tersebut agar para pegawai yang ada dapat dengan segera menerima haknya, Ishak, telah meminta kepada oknum tersebut untuk dapat dengan segera menggantinya.

“Kami tawarkan solusi untuk segera mengganti uang yang kami duga digelapkan, dan dia menyanggupi satu minggu, tapi kenyataan sampai hari ini masih belum jelas, di telpon tidak diangkat. kami sudah berkoordinasi dengan PPKA Kabupaten, termasuk terhadap rencana pergantian pegawai Kecamatan yang tengah kami duga” kataya.

Lanjutnya, dalam dugaan ini, Ishak juga mengakui tidak hanya gaji karyawan yang di gelapkan oleh oknum pegawainya tersebut, uang operasional kantor dan setoran bank beberapa karyawan, juga turut digelapkan.

“Tidak hanya pada persoalan gaji, tetapi uang operasional kantor dan setoran bank beberapa karyawan, juga turut digelapkan” jelas dugaan Ishak kembali.

Di sisi lain, dugaan penggelapan gaji pegawai Kecamatan Sambelia oleh oknum pegawai Kecamatan tersebut, sontak mendapatkan kritikan pedas dari salah satu warga masyarakat Kecamatan Sambelia Munawir Haris yang juga selaku Ketua Yayasan Anak Pantai Lombok Timur.

“Dugaan penggelapan gaji pegawai kecamatan itu merupakan pencurian miaterius, dan saya selaku warga Kecamatan Sambelia merasa miris dan malu degan kejadian ini” ucapnya pada media, melalui via telepon, Selasa (13/10)

Munawir juga mempertanyakan dasar di keluarkannya uang tersebut dari khas kecamatan, sehingga begitu mudah di bawa atau di gelapkan oleh oknum pegawai Kecamatan yang tengah di duga saat ini.

“Kurangnya pengawasan dan control dari pimpinan itu sudah pasti ada, terlebih lagi dalam persoalan ini saya menduga ada sikap pembiaran dan kelalaian” kata singkat dugaannya.


guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Baca Juga :

Close