Aktivitas Kegempaan Wilayah NTB dan sekitarnya


 

AmpenanNews. Seismisitas di wilayah NTB dan sekitarnya yang tercatat dan teranalisa oleh Stasiun Geofisika Mataram pada Minggu Pertama Periode 28 Agustus – 4 September 2020 telah terjadi gempabumi sebanyak 78 kejadian yang didominasi oleh kejadian dengan Magnitudo <3.0 dan kedalaman dangkal <60 Km. Dari 78 kejadian tersebut terdapat 1 gempabumi yang dirasakan sekitar wilayah Nusa Tenggara Barat.

Kejadian gempabumi yang dirasakan di Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) terjadi sebanyak 1 kejadian. Gempabumi pada 1 September 2020 dengan magnitudo M=4.1 dirasakan di Bima III MMI. Getaran gempabumi dirasakan nyata dalam rumah. Terasa seakan-akan ada truk berlalu. Hasil pemodelan menunjukan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.

Analisa gempabumi di wilayah NTB dan sekitarnya Minggu Pertama Periode 28 Agustus – 4 September 2020 dikelompokkan menjadi 3 bagian yaitu gempabumi berdasarkan magnitudo, frekuensi kejadian dan kedalaman tiap kejadian gempabumi.

Berdasarkan Grafik Frekuensi Kejadian Gempabumi pada Minggu Pertama Periode 28 September – 4 September 2020 terlihat kejadian gempabumi terbanyak pada tanggal 28 Agustus dan 4 September sejumlah 14 Kejadian.

Berdasarkan besar magnitudonya gempa dengan M < 3 sebanyak 43 kejadian, gempa dengan 3 ≤ M ≤ 5 sebanyak 35 kejadian dan terdapat tidak terdapat kejadian untuk gempa dengan M > 5.

Berdasarkan kedalaman gempabumi gempabumi dengan kedalaman < 60 km sebanyak 61 kejadian, gempabumi dengan 60 km ≤ D ≤ 300 km sebanyak 17 gempabumi dan tidak terdapat kejadian gempabumi dengan kedalaman > 300 Km.

“Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi ” kata Kepala Stasiun Geofisika Mataram Ardhianto Septiadhi, S.Si melalui WAG BMKG.


guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Baca Juga :

Close