Gelar UTBK Jalur Mandiri, Universitas Mataram Terapkan Protokol Kesehatan


AmpenanNews. Tes masuk perguruan tinggi yang digelar Universitas Mataram, Senin (10/8), menggunakan sistem Ujian Tertulis Berbasis Komputer ( UTBK ). UTBK Unram yang dijadwalkan berlangsung hingga 14 Agustus mendatang itu, diikuti 6.522 peserta dengan tetap mematuhi protokol kesehatan penanganan Covid-19.

Wakil Rektor Bidang Akademik (WR I) Unram Agusdin SE., MBA., DBA. Menungkapkan, UTBK Unram jalur mandiri diselenggarakan dalam 13 sesi ujian.

“Setiap hari ada tiga sesi dan satu sesi di hari Jumat,” ucapnya.

Dikatakan, mengingat UTBK jalur mandiri dilaksanakan dalam masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), maka pelaksanaannya disesuaikan dengan protokol kesehatan yang ketat sebagaimana pelaksanaan UTBK-SBMPTN bulan Juli lalu.

“Setiap peserta wajib menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, cuci tangan dengan sabun atau menggunakan handsanitizer yang disediakan panitia, dan menjaga jarak,” ungkapnya.

“Kita juga sudah mengatur jarak antar sesi ujian 1 jam 20 menit. Sehingga setelah selesai ujian, peserta diarahkan langsung pulang agar tidak ada yang berkerumun,” imbuh Agusdin.

Selain itu Agusdin juga menekankan, peserta UTBK mandiri diharuskan membawa dokumen yang dipersyaratkan, seperti Kartu Tanda Peserta serta identitas lain seperti KTP/SIM dan fotocopy ijazah yang dilegalisir.

“Pastikan kelengkapan dokumen yang harus dibawa saat ke lokasi tes, itu yang paling penting, jaga kesehatan dan hindari kerumunan saat antri sebelum masuk ruangan. Semoga tidak ada peserta yang ditolak karena tidak memenuhi persyaratan kesehatan, dan semoga ujian mandiri kali ini bisa berjalan dengan lancar,” tandasnya.

Sementara Kepala Bagian Akademik Unram Dwi Siswanto, S.Kom., M.M. menerangkan, pelaksanaan UTBK jalur mandiri Unram tahun akademik 2020/2021 diikuti oleh tiga unsur tes.

“Yaitu mandiri Unram, Vokasi, dan Beasiswa Kebandarudaraan Angkasapura. Untuk tes mandiri Angkasapura akan dilaksanakan di Kantor Angkaraspura,” terangnya.

Senada dengan WR I, Dwi pun menjelaskan, guna memutus rantai penyebaran pandemi Covid-19, pihak panitia juga melakukan penyemprotan desinfektan pada setiap pergantian sesi.

Sementara terkait materi UTBK, ia menjelaskan bahwa hanya menggunakan satu jenis soal saja yakni Tes Bidang Studi Dasar yang meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika Dasar. Forta


guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Baca Juga :

Close