Kadinsos Lotim Berencana Sidak Pencairan BNPT dan PKH


AmpenanNews. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Timur dalam waktu dekat berencana akan melakukan sidak terhadap proses pencairan BPNT dan PKH pada semua Kecamatan.

Menurut H.Ahmat upaya pemantauan serius terhadap pencairan bantuan Kementerian Sosial dalam program BPNT dan PKH tersebut sangat penting untuk di lakukan mengingat belakangan ini sudah banyak laporan yang masuk ke Dinas Sosial.

“Pada proses pencairan PKH dan BPNT nanti kami akan minta masing-masing Korcam untuk menyediakan jadwal pencairan PKH dan BPNT untuk kemudian kami akan lihat proses pencairannya sendiri” ucap H. Ahmat yang di temui media di ruang kerjanya, Rabu (15/7).

Masih kata H. Ahmat, sidak yang akan dilakukannya tidak saja akan dilakukan pada saat ada pencairan, pada saat tidak ada pencairan pun akan dilakukan sidak guna memastikan betul dan tidaknya KPM memegang KKS dan rekeningnya.

“Sidak pertama akan kita lakukan pada saat pencairan sembari meminta print out penarikan guna mengetahui jumlah bantuan yang di peroleh oleh masing-masing KPM” jelanya.

H. Ahmat juga meyakini, saat ini banyak dari masyarakat penerima BPNT dan PKH yang ada di Kab.Lotim tidak mengetahui PIN rekeningnya sendiri, karena yang mengetahui hanya orang yang sering mengambilnya, jika demikian tentu ini akan sangat rawan untuk di permainkan.

Terhadap persoalan BPNT dan PKH. Bupati juga meminta Dinas Sosial untuk lebih intensif turun melakukan pemantauan

Pada pemantauan pencairan BPNT dan PKH nantinya akan ada tim pemantaunya dari orang independen.

“Sekitar 60 an orang pemantau yang akan di sebar pada masing-masing kecamatan pada saat pencairan BPNT dan PKH nantinya” beber H.Ahmat.

Sementara itu adapun jumlah KPM penerima BPNT dan PKH di Kab.Lotim saat ini tercatat jumlahnya mencapai 159 ribu dari 139 jumlah Tahun sebelumnya. di perkirakan jumlah 159 ribu ini akan terus bertambah lagi dari pusat sekitar 25 ribu pada bulan yang akan datang.


guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Baca Juga :

Close