Anews. Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram kembali memperluas implementasi kerja sama internasional melalui program mobilitas dan pengabdian masyarakat bersama Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), Malaysia. Program yang dimulai Senin (3/8/2026) tersebut menghadirkan mahasiswa Program Mobiliti Pelajar Ijazah Sarjana Muda Pendidikan UniSZA untuk menjalankan serangkaian kegiatan sosial dan pengabdian selama sepekan di Pulau Lombok.
Kunjungan dan kehadiran mahasiswa UniSZA disambut langsung Rektor UIN Mataram Prof. Dr. TGH. Masnuan Tahir., bersama Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Dr. Lalu Ahmad Zainuri, serta jajaran Wakil Dekan. Pertemuan tersebut menjadi ruang awal untuk menyamakan semangat program sekaligus memperkenalkan lingkungan akademik, sosial, dan budaya yang akan menjadi bagian dari pengalaman mahasiswa selama berada di Lombok.
Dalam jal ini, Rektor menilai program pengabdian lintas negara memiliki nilai strategis karena memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar di luar ruang kelas. Menurutnya, mobilitas internasional harus mampu mempertemukan pengetahuan akademik dengan realitas masyarakat sehingga mahasiswa memiliki perspektif global sekaligus kepekaan terhadap persoalan sosial.
“ Lombok memiliki kekayaan sosial, budaya, dan kehidupan keagamaan yang sangat kuat. Ini dapat menjadi ruang belajar global bagi mahasiswa. Mereka tidak hanya datang untuk melaksanakan program, tetapi juga belajar bersama masyarakat, memahami budaya lokal, serta membangun pengalaman dan persahabatan lintas negara,” ujar Rektor.
Memperkuat proses tersebut, UIN Mataram akan memberikan pendampingan, sharing session, serta mendelegasikan sejumlah mahasiswa sebagai student volunteer. Mahasiswa UIN Mataram akan terlibat langsung mendampingi peserta UniSZA selama menjalankan agenda sehingga tercipta interaksi, pertukaran pengalaman, dan pembelajaran lintas budaya antara mahasiswa Indonesia dan Malaysia.
” Interaksi mahasiswa kedua perguruan tinggi dapat melahirkan jejaring kolaborasi generasi muda yang berkelanjutan. Selain memperkuat kemampuan komunikasi lintas budaya, program tersebut dinilai penting untuk menumbuhkan kepemimpinan, kemampuan beradaptasi, kerja sama, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian sebagai bagian dari kompetensi mahasiswa di era global,” harapnya.
Ini semua kolaborasi pengabdian masyarakat selama sepekan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya UIN Mataram memperkuat internasionalisasi kampus melalui kegiatan yang konkret dan berdampak. Ke depan, kemitraan dengan UniSZA Malaysia diharapkan berkembang semakin luas melalui mobilitas mahasiswa dan dosen, riset kolaboratif, publikasi internasional, serta berbagai program pengabdian masyarakat lintas negara.
Sumber : Humas UINMataram.ac.id
