Buka PKKMB Universitas Hamzanwadi, Wabup Lombok Timur Tekankan Integritas dan Karakter Mahasiswa
Terjemahan

Anews. Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya mengingatkan 2.200 mahasiswa baru Universitas Hamzanwadi agar tidak hanya mengejar prestasi akademik. Menurut dia, kehidupan kampus menuntut mahasiswa memiliki karakter, kepekaan sosial, kemampuan beradaptasi, serta integritas yang kuat.

‎Pesan itu disampaikan Edwin saat membuka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Hamzanwadi di GOR YPH PPD NWDI Pancor, Kamis, 17 September 2026.

‎Edwin menyebut mahasiswa baru sebagai orang-orang terpilih yang memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Ia mengatakan kesempatan tersebut harus dimanfaatkan sebaik mungkin selama menjalani masa perkuliahan.

‎Menurut Edwin, Universitas Hamzanwadi bukan sekadar tempat menimba ilmu. Kampus tersebut, kata dia, telah melahirkan banyak pemikir dan penggerak pembangunan di Lombok Timur.

‎Nama besar Hamzanwadi, lanjut dia, juga membawa rekam jejak perjuangan dan nilai-nilai integritas yang perlu dipahami oleh setiap mahasiswa.

‎“Dunia kampus sangat berbeda dengan jenjang pendidikan sebelumnya. Mahasiswa tidak hanya dituntut cerdas secara akademik, tetapi juga harus memiliki karakter yang kuat,” ujar Edwin dalam sambutannya.

‎Ia mendorong mahasiswa baru tekun mempelajari bidang keilmuan masing-masing. Selain itu, mahasiswa diminta aktif berorganisasi untuk membangun jejaring sosial, termasuk dengan mahasiswa dari kampus maupun program studi lain hingga tingkat nasional.

‎Edwin juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dan moralitas. Menurut dia, capaian akademik tidak cukup apabila tidak dibarengi integritas dan kecerdasan karakter.

‎Pesan tersebut dinilai sejalan dengan tema PKKMB Universitas Hamzanwadi 2026, “Bangun Potensi, Satu Karya Hamzanwadi”.

Baca Juga :  Bupati Lotim: Kerugian Negara di Beberapa BUMD Terbilang Besar

Tema itu sekaligus menegaskan identitas Universitas Hamzanwadi sebagai perguruan tinggi berbudaya santri yang berdaya saing global.

‎Karena itu, Edwin meminta nilai-nilai kesantrian tidak berhenti sebagai identitas kelembagaan. Nilai tersebut, kata dia, perlu diwujudkan dalam perilaku mahasiswa melalui integritas, etika, dan moral sebagai pegangan dalam kehidupan akademik maupun sosial.

‎Di akhir sambutannya, Edwin meminta mahasiswa baru mengikuti seluruh rangkaian PKKMB yang telah disiapkan panitia. Menurut dia, kegiatan tersebut merupakan langkah awal bagi mahasiswa untuk mengenal kehidupan, budaya, dan nilai-nilai akademik di Universitas Hamzanwadi.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lombok Timur, Rektor dan para Wakil Rektor Universitas Hamzanwadi, dekan, dosen, staf, serta jajaran Presiden Mahasiswa (Presma) se-Kabupaten Lombok Timur dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Universitas Hamzanwadi.

Baca Juga :  Ekspor Perdana Porang Lotim ke Cina Kembali Tertunda, Buyer Belum Beri Kepastian

 

guest

0 Komentar
terbaru
terlama terbanyak disukai