Jambi Pelajari Wisata Berbasis Komunitas di Lotim
Terjemahan

Anews. Wali Kota Jambi H. Maulana bersama jajarannya melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, untuk mempelajari inovasi dan strategi pengembangan pariwisata unggulan daerah.

‎Rombongan Wali Kota Jambi diterima Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin di Ruang Rapat Bupati, Selasa (22/9). Pertemuan tersebut menjadi ajang audiensi sekaligus berbagi pengalaman mengenai pengelolaan pariwisata dan tata kelola pemerintahan.

‎Bupati Lombok Timur didampingi Sekretaris Daerah, Asisten II, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta Ketua TP-PKK Kabupaten Lombok Timur. Sementara Maulana hadir bersama Ketua TP-PKK Kota Jambi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPMPPA), Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, serta Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Jambi.

‎Haerul mengatakan kunjungan tersebut merupakan kehormatan bagi Pemerintah Kabupaten dan masyarakat Lombok Timur. Menurut dia, pertemuan antar daerah tidak sekadar menjadi agenda kedinasan, tetapi juga kesempatan memperkuat jejaring dan bertukar pengalaman dalam membangun tata kelola pemerintahan serta pelayanan publik.

‎Ia juga mengakui Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lombok Timur secara keseluruhan masih belum menyamai Kota Jambi yang memiliki karakter dan potensi wilayah perkotaan berbeda. Karena itu, Haerul mengapresiasi keputusan Pemerintah Kota Jambi menjadikan Lombok Timur sebagai tujuan studi tiru.

‎Dalam pertemuan tersebut, Haerul memaparkan perkembangan pengelolaan sektor pariwisata di Lombok Timur. Ia mengatakan pengembangan pariwisata membutuhkan kepemimpinan yang berani mengambil langkah dan tegas dalam menghadapi berbagai persoalan di lapangan.

‎Menurut dia, tanpa keberanian mengambil keputusan dan menjalankan langkah konkret, peluang pengembangan sektor pariwisata dapat terlewat. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur karena itu terus melakukan konsolidasi dengan pelaku usaha pariwisata untuk menyamakan persepsi dan membangun pengelolaan sektor wisata secara bersama-sama.

‎Langkah penataan tersebut, kata Haerul, mulai terlihat dari peningkatan PAD sektor pariwisata, khususnya yang berasal dari penginapan serta usaha makanan dan minuman.

‎Pada 2021, pendapatan dari sektor tersebut tercatat sekitar Rp5,185 miliar. Angka itu kemudian meningkat menjadi sekitar Rp.13 miliar pada 2024.

Sementara pada tahun berjalan, realisasi pendapatan telah mencapai sekitar Rp.10 miliar. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur optimistis angka tersebut masih dapat bertambah hingga akhir tahun.

‎Haerul juga menyinggung modernisasi tata kelola pemerintahan, termasuk dalam pengelolaan pariwisata. Menurut dia, digitalisasi penting, tetapi tidak seluruh aspek pelayanan dapat sepenuhnya dialihkan ke sistem digital.

‎Interaksi langsung dengan masyarakat dan sentuhan pelayanan secara fisik, kata dia, tetap memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan publik.

‎Wali Kota Jambi H. Maulana mengapresiasi potensi pariwisata Lombok Timur yang dinilainya memiliki keragaman, mulai dari kawasan pesisir hingga wilayah pegunungan.

‎Potensi tersebut menjadi salah satu alasan Pemerintah Kota Jambi memilih Lombok Timur sebagai lokasi kunjungan untuk berdiskusi dan mempelajari strategi pengembangan pariwisata.

‎Maulana juga menyoroti pertumbuhan PAD Lombok Timur dari sektor pariwisata. Menurut dia, peningkatan tersebut menjadi salah satu hal yang menarik untuk dipelajari dalam kunjungan tersebut.

‎Ia mengatakan posisi Kota Jambi yang strategis di tengah Pulau Sumatra, terlebih dengan pengembangan konektivitas Jalan Tol Trans-Sumatra, menjadi salah satu pertimbangan untuk memperkuat sektor pariwisata dan pemberdayaan masyarakat.

‎Lombok Timur, menurut Maulana, memiliki pengalaman dalam mengembangkan destinasi berbasis komunitas. Pengembangan tersebut mencakup potensi budaya, alam, hingga agrowisata.

‎Salah satu yang menjadi perhatian adalah kawasan pertanian bawang putih dan peternakan di lereng Gunung Rinjani yang dikembangkan sebagai bagian dari daya tarik wisata.

‎Selama berada di Lombok Timur, rombongan Pemerintah Kota Jambi dijadwalkan meninjau kawasan agrowisata perkebunan bawang putih di Sembalun. Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk melihat secara langsung pola pengembangan agrowisata dan pemberdayaan masyarakat.

‎Pada kesempatan itu, Maulana juga menyerahkan surat undangan kepada Bupati Lombok Timur beserta jajaran untuk menghadiri Puncak Peringatan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tingkat Nasional di Kota Jambi pada November 2026.

‎Bupati dan jajaran Pemkab Lombok Timur juga diundang mengunjungi Museum Digital Kota Jambi yang baru diresmikan.

Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog yang dipimpin Sekretaris Daerah Lombok Timur. Kegiatan ditutup dengan penyerahan plakat dan cenderamata antara kedua pemerintah daerah.

Baca Juga :  Bupati Lotim Dorong Hilirisasi dan Ketahanan Pangan, Porang Jadi Komoditas Andalan

 

guest

0 Komentar
terbaru
terlama terbanyak disukai