Bupati Lotim Siapkan Rp.200 Miliar untuk Jalan, Warga Kalijaga Diminta Bersabar
Terjemahan

Anews. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menyiapkan sekitar Rp200 miliar pada Tahun 2027 untuk pembangunan infrastruktur jalan. Anggaran itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat konektivitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

‎Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin mengatakan pembangunan jalan di wilayah Kalijaga termasuk dalam kebutuhan infrastruktur yang akan dikerjakan pemerintah.

‎“Untuk pembangunan jalan di wilayah Kalijaga pasti akan dikerjakan. Masyarakat harap bersabar,” kata Haerul saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Hubbul Wathan, Lendang Bunga Selatan, Desa Kalijaga Baru, Kecamatan Lenek, Senin, 7 September 2026.

‎Haerul tidak merinci ruas jalan yang dimaksud maupun besaran anggaran yang dialokasikan khusus untuk wilayah Kalijaga. Dia meminta masyarakat menunggu proses pembangunan sesuai perencanaan pemerintah daerah.

‎Menurut Haerul, pembangunan jalan memiliki kaitan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Infrastruktur yang memadai dibutuhkan untuk memperlancar transportasi dan mobilisasi warga, termasuk distribusi hasil pertanian.

‎Pertumbuhan ekonomi Lombok Timur, kata dia, mulai menunjukkan peningkatan. Kondisi tersebut perlu dijaga dengan pembangunan infrastruktur yang mampu menunjang aktivitas masyarakat.

‎Selain pembangunan dan pengaspalan jalan, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur juga berencana memasang penerangan jalan di sekitar 8.000 titik.

‎Haerul meminta para Penjabat Kepala Desa mendata ruas atau titik jalan yang membutuhkan pengaspalan sekaligus mengajukannya kepada pemerintah daerah.

‎Langkah tersebut dinilai penting agar kebutuhan infrastruktur di tingkat desa dapat dipetakan dan menjadi bagian dari perencanaan pembangunan.

‎Di hadapan warga, Haerul juga menyinggung posisi Lombok Timur sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional.

‎Daerah ini menghasilkan berbagai komoditas, mulai dari beras, jagung, daging sapi, daging ayam, telur hingga sayur-mayur. Produksi tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat Lombok Timur, tetapi juga membantu memasok kebutuhan pangan daerah lain.

‎Karena itu, pemerintah daerah, menurut Haerul, perlu memastikan kebutuhan petani terpenuhi. Ketersediaan pupuk menjadi salah satu faktor yang harus dijaga agar produksi pertanian tidak terganggu.

‎Haerul menyebut sebagian besar petani di Lombok Timur memiliki lahan yang sesuai dengan ketentuan untuk memperoleh pupuk bersubsidi.

‎Dia juga meminta agar hasil pertanian masyarakat dibeli sesuai ketentuan harga yang berlaku. Bila ada pihak yang membeli hasil pertanian di bawah harga yang ditetapkan, masyarakat diminta melaporkannya kepada pihak terkait.

‎Haerul turut mengingatkan masyarakat mengenai kewajiban membayar pajak. Penerimaan pajak, kata dia, akan kembali dimanfaatkan untuk membiayai pembangunan dan pelayanan publik.

‎Dalam acara Maulid itu, Haerul juga menyoroti peran Badan Amil Zakat Nasional atau BAZNAS Lombok Timur.

‎Santunan bagi anak yatim dan piatu yang diserahkan dalam kegiatan tersebut berasal dari para muzaki dan disalurkan melalui BAZNAS Lombok Timur.

‎Haerul menilai BAZNAS memiliki peran penting dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Pengelolaan dan penyaluran zakat, menurut dia, dapat menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Lendang Bunga Selatan menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperkuat rasa syukur sekaligus meneladani kehidupan Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga :  Bupati Lotim Apresiasi Agro Selaparang

 

guest

0 Komentar
terbaru
terlama terbanyak disukai