Habiskan Ratusan Juta, Proyek  Tembok Pagar Pendopo Bupati Lotim Dikritik
Terjemahan

Anews. Pembangunan tembok pagar Pendopo Bupati Lombok Timur yang disebut menghabiskan anggaran hingga ratusan juta rupiah menuai kritik dari sejumlah kalangan. dinilai arsitektur gerbang dan pagar pendopo tersebut dinilai  tidak ikonik dan tidak ada nilai estetika, kearifan lokal, dan sejarah sebagai daerah yang mengusung sektor pariwisata.

‎Salah seorang pengamat menilai, bangunan pagar pendopo semestinya menjadi representasi wajah daerah. Menurutnya, dengan anggaran yang tidak sedikit, hasil pembangunan seharusnya mampu menghadirkan nilai estetika sekaligus memperkuat karakter budaya Lombok Timur.

‎”Pagar Pendopo Bupati yang dibangun dengan anggaran ratusan juta tersebut tidak terlihat indah. Mestinya pagar pendopo orang nomor satu di Lombok Timur itu memiliki desain yang menarik dan mencerminkan ciri khas budaya dan sejarah kita, sebagaimana pendopo di sejumlah daerah lain. Keindahan bangunan seperti ini penting untuk mendukung pengembangan pariwisata,” ujar pengkritik yang merupakan ASN di lingkup Pemda Lotim namun ia enggan disebutkan namanya di media.

‎‎Ia menambahkan, apabila pemerintah daerah serius menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan, maka orientasi pembangunan tidak cukup hanya berfokus pada fungsi fisik bangunan. Menurutnya, aspek estetika dan identitas budaya lokal juga harus menjadi bagian dari setiap proyek pembangunan pemerintah.

Baca Juga :  Proyek Dampingan TP4D, Baru Lima Yang Selesai Tepat Waktu

‎Sebagai perbandingan, ia menyinggung pembangunan di Pulau Bali yang sejak dekade 1970-an dinilai konsisten mengintegrasikan unsur budaya lokal dalam berbagai pembangunan, sehingga memperkuat daya tarik wisata.

‎Di akhir pernyataannya, ia mempertanyakan konsistensi pemerintah daerah dalam merealisasikan visi pembangunan sektor pariwisata.

‎‎”Jika benar ingin membangun pariwisata Lombok Timur, seluruh aspek pembangunan semestinya memiliki orientasi yang mendukung sektor tersebut. Akankah cita-cita pemerintahan SMART membangun kepariwisataan Lombok Timur hanya sebatas visi dan misi saja?” katanya.

‎Ditempat terpisah Kabag Umum Setda Kab Lotim selaku pihak terkait dengan pembangunan tembok pembatas pendopo Bupati Lotim menyampaikan ucapan  Terima kasih atas adanya kritikan.

‎Menurutnya Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menghargai setiap kritik dan masukan dari masyarakat maupun berbagai pihak terkait pembangunan pagar Pendopo Bupati. Kritik merupakan bagian dari kontrol publik yang menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah.

Baca Juga :  Ketua Baznas RI Tinjau Calon Rumah Sehat Baznas Lotim: “Gedungnya Menjanjikan”

‎”Perlu kami jelaskan bahwa pembangunan pagar pendopo dilakukan bukan semata-mata untuk mengejar tampilan, tetapi karena kondisi pagar lama telah mengalami penurunan kualitas akibat faktor usia sehingga perlu dilakukan rehabilitasi demi aspek keamanan, kerapian, dan penataan kawasan pendopo,” katanya saat dikonfirmasi media melalui pesan singkat, Jumat

‎Lanjutnya, Dalam pelaksanaannya, pembangunan pagar pendopo tersebut telah melalui proses perencanaan sesuai ketentuan yang berlaku dengan mempertimbangkan kebutuhan, fungsi, serta kemampuan keuangan daerah. Seluruh pekerjaan juga dilaksanakan sesuai mekanisme pengadaan yang berlaku.

‎Terkait penilaian mengenai desain dan estetika, kami memahami bahwa hal tersebut bersifat subjektif sehingga dapat memunculkan beragam pandangan. Masukan mengenai penguatan unsur budaya lokal, kearifan lokal, dan identitas Lombok Timur tentu menjadi perhatian pemerintah sebagai bahan penyempurnaan dalam penataan kawasan pendopo maupun pembangunan fasilitas publik ke depan.

‎Pemerintah Kabupaten Lombok Timur tetap berkomitmen mewujudkan visi SMART, termasuk pengembangan sektor pariwisata yang tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik semata, tetapi juga melalui peningkatan infrastruktur, pelayanan publik, pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan destinasi wisata secara berkelanjutan.

‎”Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan masukan dari masyarakat. Pemerintah akan terus terbuka terhadap kritik yang konstruktif sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembangunan di Kabupaten Lombok Timur,” ucap singkatnya.

Baca Juga :  Keamanan dan Tata Ruang Kawasan Menjadi Kendala Investor Berinvestasi di Lotim

‎Sementara itu ditempat terpisah salah satu Wakil ketua DPRD Lotim saat dimintai tanggapan oleh media terkait dengan proyek pagar pendopo Bupati tersebut, ia hanya bisa tersenyum seraya mengatakan “ya kenapa bangunan temboknya seperti itu ya, apakah perencanaannya memang seperti itu,” katanya.

‎Dilain tempat ketua DPRD Lotim M. Yusri pun sempat  memberikan tanggapan saat ditanya media terkait pembangunan tembok pendopo Bupati tersebut, “kedepan itu akan menjadi perhatian kita jika ada masukan atau kritikan seperti itu”, singkatnya.

 

guest

0 Komentar
terbaru
terlama terbanyak disukai