Bupati Lombok Timur Bantah Pernyataan “TNI Saja Saya Lawan”, Tegaskan Itu Hoaks
Terjemahan

Anews. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur kembali mengalokasikan anggaran besar untuk membantu masyarakat miskin ekstrem dan masyarakat miskin. Pada 2026, pemerintah daerah menyiapkan dana sebesar Rp 30 miliar tersebut untuk pengadaan paket sembako yang disertai sarung.

‎Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin mengatakan program tersebut telah memiliki peruntukan yang jelas dan telah dikomunikasikan dengan aparat penegak hukum. Ia mengaku telah menyampaikan rencana itu kepada Kepala Kejaksaan Negeri Lombok Timur guna memastikan pendampingan dalam pelaksanaannya.

‎“Program paket sembako tahun 2026 ini sudah jelas peruntukannya. Kemarin juga sudah saya informasikan ke Kepala Kejaksaan Negeri Lombok Timur terkait pendampingan terhadap paket sembako senilai Rp 30 miliar dan itu semua sudah clear,” kata Haerul Warisin saat ditemui di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Lombok Timur, Selasa, 20 Januari 2026.

‎Ia menegaskan program tersebut tidak lagi dikaitkan dengan upaya pengendalian inflasi, melainkan difokuskan untuk membantu masyarakat miskin ekstrem dan masyarakat miskin. Menurut dia, bantuan sosial itu merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan.

‎“Dalam program sembako ini kita tidak lagi berbicara inflasi, melainkan program ini untuk membantu masyarakat miskin ekstrem dan miskin,” ujarnya.

‎Program bantuan tersebut akan menyasar warga miskin ekstrem hingga miskin. Adapun data penerima bantuan bersumber dari Dinas Sosial Kabupaten Lombok Timur.

‎Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, paket bantuan pada 2026 tidak hanya berisi bahan pokok. Pemerintah daerah juga akan menambahkan sarung sebagai bagian dari paket yang dibagikan kepada masyarakat.

‎“Jenis paket yang akan kita berikan saya minta ada sarung. Menurut saya lumayanlah kalau masyarakat diberikan sarung, sehingga jangan hanya beras saja, atau minyak, gula, dan sayur,” kata Haerul Warisin.

‎Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berharap program tersebut dapat meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga yang berada pada kelompok paling rentan.

Baca Juga :  Pemkab dan DPRD Lotim Teken Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS 2025

 

Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
terbaru
terlama terbanyak disukai
Inline Feedbacks
View all comments