Anews. Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik menghadiri rangkaian kegiatan Pengabdian Masyarakat dalam rangka Dies Natalis ke-59 Fakultas Pertanian Universitas Mataram (Unram) di Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru, Sabtu, 17 Januari. Kegiatan tersebut mengusung tema Momentum Pengabdian Nyata untuk Meningkatkan Kesehatan, Kemandirian Masyarakat, dan Gerakan Penghijauan.
Juaini menyebut kegiatan ini sebagai wujud konkret kolaborasi akademisi dengan pemerintah daerah dalam membangun sektor maritim dan pertanian, khususnya di wilayah selatan Lombok Timur. Ia mengapresiasi Rektor Unram beserta jajaran yang dinilai konsisten mendarmabaktikan sumber daya kampus untuk pembangunan daerah.
Menurut Juaini, inisiatif tersebut sejalan dengan visi pemerintahan SMART yang diusung Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin dan H. Moh. Edwin Hadiwijaya. Fokusnya antara lain pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat serta pengentasan kesenjangan pembangunan antardaerah. “Kami berterima kasih karena Universitas Mataram kembali mendarmabaktikan sumber dayanya untuk kemajuan Lombok Timur,” kata Juaini.
Ia mengungkapkan masih lebarnya kesenjangan pembangunan di desa-desa pesisir Lombok Timur. Dari total 38 desa pesisir, sebagian besar masih menghadapi tantangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan ketimpangan ekonomi. “Kalau kita lihat dari IPM dan sub-PDRB-nya memang masih senjang, khususnya di wilayah Jerowaru dan Ekas,” ujarnya.
Juaini optimistis rencana pembangunan laboratorium rumput laut di kawasan tersebut dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan masyarakat melalui penyediaan bibit unggul dan perbaikan tata kelola. Namun, ia mengingatkan bahwa peningkatan pendapatan harus dibarengi dengan upaya menurunkan beban hidup masyarakat, salah satunya melalui rencana pembangunan Klinik Kesehatan Internasional.
Karena itu, ia berharap sinergi antara Universitas Mataram dan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur tetap terjaga meskipun terjadi transisi kepemimpinan di Unram. Juaini meminta agar program pengabdian dan pendampingan masyarakat di wilayah pesisir tetap menjadi prioritas kepemimpinan Unram ke depan.
“Kami berharap hubungan antara Unram dan Lombok Timur semakin mesra. Apa yang direncanakan hari ini semata-mata untuk mengurangi beban pemerintah daerah dalam upaya terus mengikis jurang kesenjangan di tengah masyarakat,” ujarnya.
