Hujan Es Di Mataram Ini Penjelasan BMKG

AmpenanNews. Fenomena hujan es atau dalam meteorology dikenal dengan hail merupakan fenomena cuaca yang jarang terjadi khususnya di Indonesia, Namun fenomena ini umumnya wajar terjadi pada masa transisi atau masa peralihan musim atau ketika musim hujan.

Untuk penyebab utama dari hujan es ini adalah awan Cumulounimbus atau dikenal juga dengan awan Cb. Awan Cb yang dihasilkan dari pemanasan yang kuat di permukaan dan labilnya udara di wilayah tersebut mampu menghasilkan tinggi puncak yang signifikan yakni lebih dari 5 km dengan suhu puncak yang sangat dingin dapat berpotensi menghasilkan hujan es, hujan es dapat dihasilkan awan Cb ketika awan tersebut mengalami proses updraft yang kuat dan mendorong partikel es tersebut jatuh ke permukaan dan umumnya diikuti oleh hujan lebat petir serta angin kencang sebagai hembusan kuat dari awan Cb tersebut.

Pada saat terjadi fenomana tersebut masyarakat diharapkan segera berlindung di tempat yang aman dan sebaiknya tidak beraktivitas diluar ruangan, disebabkan potensi cuaca ekstrim juga dapat bersamaan terjadi yakni hujan lebat disertai petir serta angin kencang yang dihasilkan awan Cb.

Kejadian hujan es tersebut di wilayah Kabupaten Lombok Utara, sebagian Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat bagian utara, nampak masyarakat banyak memposting kejadian tersebut di media sosial.

Himbauan kami, sebagian wilayah NTB sudah memasuki musim penghujan.

Bagi masyarakat dihimbau lebih waspada terkait peningkatan curah hujan yang akan terjadi sampai puncak musim hujan yang di prakirakan akan terjadi pada bulan Januari.

Ketika musim penghujan, hujan lebat di sertai petir dan angin kencang masih akan berpeluang terus terjadi, masyarakat dihimbau lebih mewaspadai dampak yang di timbulkan seperti banjir, genangan air, longsor, pohon tumbang, puting beliung, angin kencang hingga hujan es. Untuk itu masyarakat jangan lupa selalu update dan selalu pantau informasi cuaca BMKG NTB yang dapat di akses melalui akun :
instagram, twitter, facebook : @infocuacantb
Website cuaca.ntb.bmkg.go.id
BMKG STAMET ZAM, Forecaster on duty, Agastya Ardha Chandra Dewi.

 

Tags
guest

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Baca Juga :

Close
Close