Terjemahan

Mataram – Diskusi Publik bertemakan Suksesnya MXGP Mendunia dan Bangkitkan Ekonomi NTB yang diinisiasi oleh media Detik NTB menjadi wadah menjawab semua isu yang berkembang terkait penyelenggaraan even internasional MXGP Samota yang digelar beberapa waktu lalu di Sumbawa.

“Acara diskusi ini digelar sebagai bentuk apresiasi sekaligus evaluasi terhadap penyelenggaraan even internasional MXGP ini,” ungkap Pemimpin Redaksi Detik NTB, Ibrahim Bram Abdolah saat membuka acara diskusi di The Sultan food, Sabtu (2/7/2022).

Bram sapaan akrabnya menyampaikan, beberapa isu yang berkembang di masyarakat terkait MXGP ini dinilai harus ditanggapi oleh para pihak yang terlibat dalam pagelaran internasional ini.

Beberapa isu tersebut, mulai dari pengerahan Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga penggunaan APBD untuk menangani acara tersebut.

Baca Juga :  Tiga Perspektif Dibalik Kesuksesan MXGP SAMOTA 2022

Isu pengerahan ASN ini dijelaskan langsung oleh Kepala BKD Provinsi NTB, Muhammad Natsir. Dirinya menyampaikan bahwa tidak ada instruksi Gubernur maupun Wakil Gubernur untuk mengerahkan ASN guna meramaikan acara tersebut.

“Tidak ada perintah pengerahan ASN, penyelenggaraan even ini juga pada saat hari libur, wajar jika kita sebagai masyarakat ingin menikmati acara internasional, apa lagi di daerah kita sendiri,” ungkapnya.

Nasir juga mengatakan, ASN yang menonton acara tersebut, menggunakan dana pribadi sendiri dan kapasitasnya sebagai masyarakat biasa.

Berkaitan dengan isu penggunaan anggaran daerah untuk gelaran MXGP ini, Komandan Lapangan MXGP Samota Ir. H. Ridwansyah mengungkapkan bahwa, tidak ada anggaran daerah yang digunakan, daerah hanya memfasilitasi sesuai dengan tupoksinya masing-masing.

Baca Juga :  Kejuaraan Dunia MXGP Sumbawa akan jadi Kenyataan

“Satu sen pun tidak ada APBD yang digelontorkan untuk acara ini,” tegas Ridwansyah.

Dirinya mengatakan, pemerintah daerah mendukung kegiatan ini sesuai dengan tugas masing-masing dan sudah sesuai dengan prosedur.

Ridwansyah menjelaskan, banyak sekali manfaat yang didapat dari penyelenggaraan even ini. Kesuksesan even ini, menjadi modal awal kebangkitan ekonomi daerah yang baru memulai bangkit usai pandemi.

“Kesuksesan ini diukur dengan tiga hal yang tercapai yakni, 3 ukuran saya bahwa penyelenggaraan ini sukses, pertama sukses penyelenggaraannya, sukses umkmnya, sukses samota promosinya,” tuturnya.

Mori Hanafi, selaku perwakilan dari DPRD mengatakan, isu-isu ini telah dibahas dan dilakukan pemeriksaan oleh DPRD, komandan lapangan dan kepala BKD telah dipanggil oleh komisi bidang masing-masing untuk pemeriksaan.

Baca Juga :  Penutupan Ruas Jalan MXGP Sirkuit Ex-Bandara Selaparang 2023

“Pak Ridwansyah telah dipanggil oleh dua komisi yakni komisi I dan komisi IV DPRD dan semua ausah klir,” ungkapnya.

Menutup acara ini, Komandan Lapangan, Ridwansyah mengatakan, dirinya sangat terbuka akan saran dan kritik terhadap acara ini, ia berterima kasih kepada seluruh pihak mulai dari TNI, Polri, hingga pihak-pihak diluar pemerintahan yang telah mendukung kesuksesan acara ini.


Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments