Wakapolresta dan Tim Asistensi Sidak Gudang Penyedia JPS Kota Mataram


AmpenanNews. Wakapolresta Mataram, AKBP Erwin Suwondo, bersama tim pendampingan/tim asistensi covid-19 Pemkot Mataram, turun langsung meninjau persiapan penyaluran bantuan sembako program Jaring Pengaman Sosial (JPS) Kota Mataram. Sidak dilakukan di dua gudang penyedia bantuan.

Tim asistensi beranggotakan Polresta Mataram, Kejari Mataram, BPKP dan Inspektorat Kota Mataram. Sidak dilakukan hari Jumat (29/5).

Lokasi pertama menuju gudang milik CV. Bangil Persada, di Jalan Swakarya Raya nomor 8 Kekalik. Penyedia ini mempersiapkan 3.261 paket bantuan, rincian paket bantuan berisikan beras 10 kilogram, gula pasir 1 kilogram, minyak goreng, biskuit, sabun antiseptic, olahan ikan atau abon dan kerupuk mentah atau aluman kerupuk kulit.

Di tempat ini, petugas menemukan adanya takaran gula yang kurang. Dari 1 kilogram gula yang akan dibagikan kekurangan 5 gram pada sekitar 400 paket gula. Sementara hampir 3000 paket lainnya justru kelebihan takaran.

Kekurangan 5 gram ini disebut masih dalam batas kewajaran, melihat adanya kekurangan ini, Wakapolresta sempat meminta penyedia untuk mengganti timbangan elektrik yang digunakan. Tujuannya sebagai alat pembanding untuk melakukan timbangan secara langsung.

‘’ Timbangannya mau disesuaikan oleh Auditor Disperindag juga tadi, mau audit alat ukurnya untuk perbandingan saja,’’ ungkap Wakapolresta Mataram, AKPB Erwin Suwondo, Jumat (29/5/2020).

Secara keseluruhan disebutnya sudah sesuai karena tujuannya untuk memastikan berat timbangannya sesuai. Oleh karena itu, kasus seperti di daerah lainnya tidak terjadi di Kota Mataram. Seperti ada pendistribusian bantuan yang seharusnya 10 kilogram. Malah dibagikan 7 kilogram.

‘’ Kalau ini kekurangannya masih wajar. Ada 0,5 gram masih standar yang lebih juga banyak. Ini konteksnya berusaha memenuhi sesuai dengan ketentuan,’’ jelas Erwin.

Beralih ke lokasi kedua di gudang milik CV. Niaga Jaya Mandiri di Jalan Seruling II Karang Bedil Kota Mataram. Penyedia ini juga akan menggelontorkan 3.261 paket bantuan. Saat melakukan tinjauan, ditemukan kekurangan takaran ada pada paket bantuan beras.

Dari 10 kilogram paket bantuan beras, beberapa paket bantuan ada yang kurang 0,5 gram. Sedangkan batas kekurangan beras menurut dinas perdagangan adalah 9.850 gram. Oleh karena itu, kekurangannya juga masih bisa ditoleransi.

Sementara paket bantuan JPS lainnya ditemukan tidak ada masalah. Selanjutnya, paket JPS tersebut direncanakan untuk dibagikan hari minggu mendatang.

” Secara keseluruhan kegiatan kunjungan ke dua gudang distributor penyedia JPS tersebut berlangsung aman dan lancar.” Tutupnya, melalui siaran Pers tertulis Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto, S.I.K., M.S.I., kepada Media AN.


guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Baca Juga :

Close