Terjemahan

Ampenan News. Hari Santri Nasional melahirkan sepuluh santri dan santriwati yang memiliki kemampuan menulis essai dengan bahasa Arab dan bahasa Inggris yang baik. Masing-masing terdiri dari 5 terbaik bahasa Arab dan 5 terbaik bahasa Inggris. Merek diseleksi dari 27 peserta yang berlatar belakang pesantren berbeda.

“Dilokasi acara pada hari ini akan berlangsung Presentasi 5 Besar Lomba Essai yang berbahasa arab dan bahasa inggris, adapun 5 besar terpilih berdasarkan sidang dewan juri, dengan perhitungan yang matang” terang Koordinator Panitia Lokal, H. Irzani.,M.Si.

Ia menerangkan bahwa seleksi ini belum selesai, mereka yang masuk lima besar, baik dari bahasa Inggris maupun bahasa Arab akan diseleksi lagi menjadi 3 terbaik.

Baca Juga :  Wagub NTB hadiri Tabligh Akbar bersama Ust. Yusuf Mansyur

“Mereka ini akan dipilih menjadi terbaik 1,2 dan 3 masing. Mereka akan mempertanggungjawabkan semua apa yang mereka tulis dihadapan dewan juri yang disaksikan secara terklbuka oleh para santri di panggung utama GOR Hamzanwadi,” terang H. Irzani.

Menurut salah satu Kasi di Direktorat Sejarah Kemdikbud RI, M. Tirmizi selaku panitia pusat yang sudah 3 hari bertugas di Lombok, bahwa karya dari para pemenang ini nantinya akan diterbitkan oleh Kemendikbud yang akan digabung bersama para pemenang di 4 lokasi pelaksnaan PENA BANGSA 2019 yakni sumatera, Jawa, nusatenggara dan Sulawesi dan menjadi prioritas duta duta sejarah untuk Indonesia.

Sedangkan, kegiatan lainnya yakni pameran, pojok literasi, dan nonton bareng film dokumenter, H. Irzani melaporkan bahwa pada hari kedua ini pengunjungnya sangat ramai, mulai dari para santri dan masyarakat sekitar setiap hari dibuka jam 08.30 dan ditutup jam 22.00 wita.

Baca Juga :  Peletakan Batu Pertama Hotel Santika Bima Oleh Gubernur NTB

“InsyaAllah kita laksnakan kegiatan ini dengan sebaik2nya agar dapat diakses oleh semua pihak terutama para santri yg ada di NTB”. An005.

Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments