Jembatan Aramco di Pesanggrahan Permudah Akses Sekolah dan Pertanian Warga
Terjemahan

Anews. Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur mulai memberikan manfaat bagi masyarakat. Jembatan yang dibangun oleh TNI melalui program pembangunan jembatan di berbagai daerah di Indonesia itu mempermudah akses warga menuju lahan pertanian, sekolah, hingga pemakaman.

‎Kepala Desa Pesanggrahan, Agus Muliadi, mengatakan warga Dusun Joben dan Dusun Lunggu selama bertahun-tahun mengalami kesulitan akses karena tidak adanya jembatan yang memadai. Kondisi tersebut berdampak pada aktivitas pendidikan, perekonomian, dan usaha pertanian masyarakat.

‎”Selama ini anak-anak kesulitan berangkat ke sekolah, terutama saat musim hujan dan banjir. Selain itu, akses untuk kegiatan ekonomi, usaha tani, hingga menuju pemakaman juga menjadi kendala,” kata Agus.

‎Ia menjelaskan, setelah dilantik sebagai kepala desa, pemerintah desa mulai mengupayakan pembukaan akses jalan dengan berkoordinasi bersama para pemilik lahan. Sebanyak tujuh pemilik lahan bersedia memberikan sebagian lahannya untuk pembangunan jalan usaha tani sepanjang sekitar 750 meter.

‎Menurut Agus, pembukaan jalan tersebut menjadi prioritas karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, terutama akses pendidikan bagi anak-anak. Jalan itu juga menjadi jalur alternatif bagi warga menuju lahan pertanian maupun pemakaman.

‎”Pembangunan jalan kami mulai pada 2024 menggunakan Dana Desa. Alhamdulillah, kemudian pemerintah pusat melalui TNI membantu membangun Jembatan Aramco sehingga akses masyarakat semakin baik,” ujarnya.

‎Jembatan baja sepanjang 14 meter dengan lebar empat meter itu dikerjakan oleh personel TNI yang melibatkan anggota Koramil Montong Gading serta gotong royong masyarakat setempat. Agus mengatakan Komandan Kodim juga telah beberapa kali meninjau langsung progres pembangunan.

‎Ia mengapresiasi tingginya partisipasi warga dalam proses pembangunan. Menurutnya, antusiasme masyarakat bergotong royong menjadi salah satu faktor yang mempercepat pekerjaan di lapangan.

‎Meski proses pembangunan belum rampung sepenuhnya karena masih menunggu pemasangan besi sebagai dasar pengecoran lantai jembatan, masyarakat sudah mulai memanfaatkan jembatan tersebut untuk beraktivitas sehari-hari.

‎”Saat ini tinggal menunggu penyelesaian pengecoran di bagian atas jembatan. Namun masyarakat sudah bisa melintasinya dan manfaatnya sudah sangat dirasakan,” katanya.

‎Keberadaan jembatan dan jalan baru tersebut memangkas jarak tempuh warga secara signifikan. Sebelum jembatan dibangun, masyarakat hanya mengandalkan jalan setapak, sementara anak-anak harus menempuh perjalanan lebih jauh untuk menuju sekolah.

‎Kini akses menuju Dusun Joben maupun wilayah Peringgajurang Utara menjadi lebih dekat. Selain memperlancar mobilitas warga, infrastruktur tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi dan mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian masyarakat Desa Pesanggrahan.

Baca Juga :  "Ini Bentuk Pengabdian Kami Kepada Masyarakat"

 

guest

0 Komentar
terbaru
terlama terbanyak disukai