Rektor UIN Mataram Pertegas Amanat Menag: ASN Kemenag Wajib Jaga Marwah dan Nama Baik Institusi
Terjemahan

Anews. UIN Mataram terus memperkuat budaya kerja birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berakhlak melalui penguatan nilai moral dan etika pelayanan publik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kampus. Komitmen tersebut ditegaskan Rektor Prof. Dr. TGH. Masnun Tahir dengan mempertegas amanat Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait pentingnya menjaga marwah dan nama baik institusi.

Arahan Rektor kepada ASN UIN Mataram sesaat setelah dilantik secara bersama secara nasional, Rektor menegaskan bahwa pesan Menteri Agama merupakan pengingat penting bahwa ASN Kementerian Agama tidak hanya bertugas menjalankan fungsi administratif, tetapi juga membawa tanggung jawab moral sebagai representasi wajah lembaga di tengah masyarakat.

“ ASN UIN Mataram harus menjadi teladan birokrat yang berintegritas, menjaga etika, disiplin, dan nama baik institusi dalam setiap tindakan maupun komunikasi publik,” tegasnya.

Baca Juga :  Universitas Mataram Tunda Wisuda Online di Tengah Covid-19

Rektor menjelaskan bahwa di era digital saat ini, citra institusi sangat dipengaruhi oleh perilaku dan komunikasi individu ASN, baik di ruang kerja maupun di media sosial. Karena itu, seluruh ASN diminta lebih bijak dalam bersikap dan menjaga profesionalisme agar tidak mencederai kehormatan lembaga.

“ Setiap ASN adalah wajah institusi. Apa yang kita lakukan akan dinilai publik dan berdampak terhadap kepercayaan masyarakat kepada kampus maupun Kementerian Agama,” ujarnya.

Prof. TGH. Masnun Tahir juga menekankan bahwa ASN UIN Mataram harus mampu menghadirkan pelayanan publik yang humanis, profesional, dan penuh integritas sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai moderasi beragama dan good governance di lingkungan perguruan tinggi. Menag menilai bahwa integritas dan akhlak merupakan fondasi utama dalam membangun birokrasi yang dipercaya publik. ASN tidak cukup hanya cerdas secara administratif, tetapi juga harus memiliki moralitas, loyalitas, dan semangat pengabdian.

Baca Juga :  Gubernur NTB Siap Sukseskan AICIS ke 21 Tahun 2022

“Jangan pernah lupakan air mata dan doa suci orang tua. Dibalik kesuksesan kita hari ini, ada perjuangan mereka yang harus selalu kita hormati,” pesan Menag.

Sehingga pesan tersebut dinilai menjadi refleksi penting dalam membangun karakter ASN yang tidak hanya profesional dalam birokrasi, tetapi juga memiliki nilai spiritual, etika, dan kepedulian sosial dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

 

guest

0 Komentar
terbaru
terlama terbanyak disukai
Inline Feedbacks
View all comments