Anews – Dalam upaya mempercepat transformasi sektor agraria di Kabupaten Lombok Utara (KLU), Bupati Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH., menerima audiensi strategis dari jajaran pengurus Tani Merdeka Indonesia (TMI) di Ruang Kerja Bupati, Senin (4/5/2026).
- Pertemuan ini menjadi momentum krusial dalam menyinergikan kebijakan pusat dan daerah guna mengoptimalkan potensi pertanian di Bumi Tioq Tata Tunaq.
Sinergi Lintas Sektor dan Institusi
Delegasi TMI dipimpin langsung oleh Ketua DPW TMI Nusa Tenggara Barat, Bapak HAERUL AR, bersama jajarannya. Turut mendampingi dalam audiensi tersebut perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTB, Bapak MUHAMMAD HUSNI, S.T., serta Ketua DPD TMI Kabupaten Lombok Utara, Bapak Tawadi, S.A.P. Kehadiran kolektif ini menegaskan keseriusan dalam mengawal program-program strategis dari Kementerian Pertanian RI.
Fokus Program: Modernisasi dan Optimalisasi Lahan
Dalam dialog tersebut, TMI memaparkan empat pilar program prioritas Mentan RI yang akan diakselerasi melalui lembaga Tani Merdeka di wilayah NTB, khususnya Lombok Utara, yakni:
Irigasi Perpompaan: Solusi teknis untuk menjamin ketersediaan air di lahan tadah hujan.
Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan): Modernisasi sarana produksi untuk efisiensi hasil panen.
Optimalisasi Lahan: Peningkatan indeks pertanaman melalui manajemen lahan yang efektif.
Pembangunan Embung: Penguatan infrastruktur konservasi air bagi sektor pertanian berkelanjutan.
Respon Pemerintah Daerah: Komitmen Tinggi dan Langkah Nyata
Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, menyambut paparan tersebut dengan antusiasme tinggi. Beliau menilai program-program tersebut adalah “jawaban hangat” bagi kebutuhan mendesak para petani di KLU saat ini.
Kepedulian Bupati terhadap sektor ini dibuktikan dengan kesediaan beliau untuk turun langsung menjemput bola ke tingkat pusat. Namun, mengingat padatnya agenda pemerintahan, Bupati secara resmi menginstruksikan asistennya untuk mendampingi proses koordinasi dan eksekusi program tersebut di Jakarta.
“Sinergitas ini harus kita kawal hingga tuntas. Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk mendukung setiap inisiatif yang mampu meningkatkan taraf hidup petani dan mewujudkan kemandirian pangan di Lombok Utara,” tegas Bupati Najmul Akhyar dalam sambutannya.
Pertemuan yang berlangsung dari pukul 08.30 WITA hingga selesai ini diharapkan menjadi titik awal lompatan besar bagi produktivitas pertanian di Kabupaten Lombok Utara melalui kolaborasi inklusif antara pemerintah, akademisi, dan praktisi lapangan.
