Mahasiswa UGM Petakan Beragam Persoalan Wilayah Lombok Tengah Lewat 16 Penelitian
Terjemahan

Anews. Beragam persoalan wilayah di Kabupaten Lombok Tengah menjadi fokus penelitian mahasiswa Program Studi Kartografi dan Penginderaan Jauh (KPJ), Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM). Sebanyak 16 penelitian mengangkat isu mulai dari urban heat island, kualitas lingkungan permukiman, sedimentasi Waduk Batujai, hingga estimasi stok karbon mangrove.

Penelitian tersebut merupakan bagian dari Kuliah Kerja Lapangan (KKL) 3 yang diikuti oleh 96 mahasiswa. Melalui pendekatan kartografi, sistem informasi geografis (SIG), dan penginderaan jauh, setiap kelompok mengkaji tema yang berbeda sesuai karakteristik wilayah di Lombok Tengah.

Ketua Umum KKL 3 KPJ 2023, Adam Amirul Akbari, mengatakan keberagaman tema penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi wilayah.

Baca Juga :  Bacaleg Eksentrik Partai Golkar Muhanan,SH. MH, Resmi Mendaftarkan Diri

“Kami ingin hasil penelitian ini tidak hanya menjadi laporan akademik, tetapi juga dapat menjadi tambahan informasi bagi pemerintah daerah, akademisi, maupun masyarakat dalam memahami potensi dan tantangan wilayah Lombok Tengah,’ ungkapnya.

Selain menjadi bagian dari proses pembelajaran, lanjutnya, penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi melalui penyediaan data dan informasi spasial yang mendukung pengelolaan wilayah secara lebih tepat sasaran.

Koordinator Hubungan Masyarakat KKL 3 KPJ 2023, Farah Setyani Daniyal, menyampaikan bahwa seluruh penelitian saat ini memasuki tahap akhir penyusunan laporan. Ringkasan hasil penelitian nantinya akan dipublikasikan secara bertahap melalui akun Instagram @kpjugm2023 agar dapat diakses oleh masyarakat luas.

Penulis: Mahasiswa Program Studi Kartografi dan Penginderaan Jauh (KPJ), Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM

Baca Juga :  Kasum TNI Tiba di Lombok Diberi Gelar " Adipati Yudha Negare "

 

guest

0 Komentar
terbaru
terlama terbanyak disukai