HM. Muazzim Akbar bersama Kemenkes RI Gelar Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat
Terjemahan

Anews. Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Pelaksanaan Advokasi Pembiayaan Kesehatan yang digelar oleh HM. MuazIm Akbar, SIP., yang merupakan Anggota DPR RI Komisi lX dari Daerah Pemilihan ll (dua) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Partai Amanat Nasional (PAN), bersama Kementerian Kesehatan RI, di Mataram pada hari Jum’at 28/07.

Germas kali ini dihadiri pula Kementerian Sosial, BPJS Kesehatan wilayah Bali Nusra, DPRD Kota Mataram, Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, Dinas Kesehatan Provinsi NTB, seluruh masyarakat Kota Mataram dan Forum Kepala Desa Kabupaten Lombok Barat.

HM. Muazzim Akbar, dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa sosialisasi ini sangat penting. Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dilaksanakan berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2017. yang salah satunya adalah pemeriksaan kesehatan secara gratis.

Baca Juga :  Pemkab Lotim Distribusikan Masker Gratis ke Masyarakat

” Jadi sejak tahun 2017 kita minta masyarakat agar memeriksakan kesehatannya secara gratis. Akan tetapi masing masing kabupaten/kota dari tahun 2017 sampai 2025 baru mencapai 1 %. Kita sudah siapkan anggaran dari Kementerian Kesehatan sebesar 2, 6 triliun untuk pemeriksaan kesehatan gratis karena untuk mengetahui sedini mungkin penyakitbya sehingga memudahkan dalam mengantisipasi kesehatan masyarakat. Dari hasil survey 70 persen meninggal karena penyakit tidak menular,” ungkapnya.

Presiden RI Prabowo Subianto, juga meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Apa tujuannya pemerintah memberikan hal tersebut sejak ibu hamil dilanjutkan dengan balita gizi gratis hingga anak memasuki sekolah dari PAUD, TK,, SD sampai tamat Sekolah Menengah Atas sederajat.

Baca Juga :  Gubernur Rakor Bersama Menkopolhukam Terkait Penanganan Covi-19

” Tujuan dari program pemerintah seperti MBG ini sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat sekaligus anak anak agar tidak ada lagi anak anak kekurangan gizi lagi terutama di Provinsi NTB. Walaupun beberapa keluhan dimasyarakat kalau MBG tidak membuat kenyang ataupun terasa kurang enak diselera anak anak sekarang,” jelasnya.

Perlu diketahui, lanjut HMA sapaan akrab timnya, program tersebut bukan untuk membuat anak anak kenyang akan tetapi yang kita atur adalah Gizi dari ibunya hamil hingga tumbuh dewasa lulus Sekolah Menengah Atas. karena dalam program tersebit masing masing telah didampingi oleh para ahli gizi yang mengatur kandungan gizi dalam MBG tersebut.

” Tujuan dari program pemerintah tersebut memperhatikan anak anak kita sejak dalam kandungan hingga dewasa kelak menjadi anak anak yang cerdas dan pintar. Selama ini kita tidak pernah mengatur gizi anak, memberikan makanan secara sembarangan. Untuk itulah kita sangat bersyukur pada saat ini, sangat memperhatikan kesehatan terutama kepada anak anak kita,” tutup HMA.

Baca Juga :  Para Kades Sambut Baik Anjuran Studi Banding Untuk Bangun Desa

 

Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
terbaru
terlama terbanyak disukai
Inline Feedbacks
View all comments