Perkembangan Inflasi Provinsi NTB Februari 2024
Terjemahan

AmpenanNews. Pada Februari 2024 terjadi inflasi year on year (y-on-y) Provinsi Nusa Tenggara Barat sebesar 3,00 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,82.

Untuk Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 6,14 persen; kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 2,27 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,96 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,83 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 1,80 persen; kelompok transportasi sebesar 1,40 persen; kelompok pendidikan sebesar 1,18 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,96 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,94 persen; dan kelompok kesehatan sebesar 0,79 persen. Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,78 persen.

Sedangkan tingkat inflasi month to month (m-to-m) Provinsi Nusa Tenggara Barat bulan Februari 2024 sebesar 0,09 persen dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) di bulan Februari 2024 sebesar 0,12 persen.

Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi NTB Februari 2024 adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib). NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.

Kemudian NTP Februari 2024 sebesar 125,69 atau naik 0,52 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik sebesar 0,78 persen, lebih tinggi dari kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,26 persen. Sebagian besar NTP bernilai di atas 100 kecuali untuk subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat yaitu sebesar 99,64. NTP sub sektor lainnya masing-masing sebagai berikut: Subsektor Tanaman Pangan sebesar 132,85, Subsektor Hortikultura sebesar 148,13, Subsektor Peternakan sebesar 105,63, dan Subsektor Perikanan sebesar 102,25.

Baca Juga :  Komisi Pemberantasan Korupsi Gelar Bimtek Antikorupsi Bagi Dunia Usaha

Februari 2024 terjadi kenaikan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Provinsi NTB sebesar 0,25 persen yang disebabkan oleh kenaikan indeks pada kelompok pengeluaran Makanan, Minuman, dan Tembakau; kelompok Pakaian dan Alas Kaki; kelompok Perlengkapan, Peralatan, dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga; kelompok Kesehatan; kelompok Rekreasi, Olahraga, dan Budaya; kelompok Penyediaan Makanan dan Minuman/Restoran; serta kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya.

Untuk Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Provinsi NTB Februari 2024 sebesar 127,22 atau naik 0,46 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya.

Pariwisata NTB Provinsi Januari 2024, TPK Hotel Bintang Bulan Januari 2024 tercatat sebesar 32,49 persen, turun sebesar 10,78 poin dibandingkan TPK Bulan Desember 2023 yang sebesar 43,27 persen. Jika dibandingkan dengan TPK Hotel Bintang Bulan Januari 2023 sebesar 26,88 persen, TPK Hotel Bintang Januari 2024 mengalami kenaikan sebesar 5,61 poin.

Untuk TPK Hotel Non Bintang Bulan Januari 2024 sebesar 20,27 persen, turun sebesar 4,62 poin dibanding TPK Bulan Desember 2023 sebesar 24,89 persen. Jika dibandingkan dengan TPK Hotel Non Bintang Bulan Januari 2023 sebesar 18,38 persen, maka TPK Januari 2024 mengalami peningkatan sebesar 1,89 poin.

Rata-rata lama menginap (RLM) tamu di Hotel Bintang pada Bulan Januari 2024 sebesar 1,63 hari dan mengalami penurunan sebesar 0,19 hari dibandingkan RLM Bulan Desember 2023 yang sebesar 1,82 hari. Rata-rata lama menginap (RLM) tamu di Hotel Non Bintang pada Bulan Januari 2024 selama 1,46 hari, mengalami penurunan sebesar 0,11 hari dibandingkan dengan RLM Bulan Desember 2023 yang sebesar 1,57 hari.

Baca Juga :  Disambut Gubernur NTB, Menko Luhut, Menhub dan Aburizal Bakrie Tiba di NTB untuk Nonton WSBK

Jumlah tamu yang menginap di Hotel Bintang pada Bulan Desember 2023 tercatat sebanyak 99.657 orang yang terdiri dari 82.005 orang Tamu Dalam Negeri (82,29 persen) dan 17.652 orang Tamu Luar Negeri (17,71 persen). Jumlah tamu yang menginap di Hotel Non Bintang pada Bulan Desember 2023 tercatat sebanyak 78.745 orang yang terdiri dari 62.242 orang Tamu Dalam Negeri (79,04 persen) dan 16.503 orang Tamu Luar Negeri (20,96 persen). Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang masuk melalui Bizam Lombok pada Bulan Januari 2024 sebanyak 4.958 orang, turun 32,12 persen jika dibandingkan Bulan Desember 2023. Kunjungan wisman tertinggi menurut kewarganegaraan dari Malaysia dengan 1.920 orang, Singapura dengan 384 orang dan Cina dengan 295 orang.

Perkembangan Transportasi NTB Provinsi Januari 2024, Pada Bulan Januari 2024 penumpang yang datang dan berangkat melalui pelabuhan laut di Provinsi NTB 59,76 ribu orang dan 57,48 ribu orang. Barang yang dibongkar dan dimuat pelabuhan laut di Provinsi NTB sebesar 306,81 ribu ton dan 6,79 ribu ton.

Dari jumlah penumpang yang datang melalui angkutan laut pada Bulan Januari 2024 turun sebesar 6,94 persen dibandingkan Bulan Desember 2023. Demikian juga jumlah penumpang berangkat turun sebesar 2,12 persen. Jumlah barang yang dibongkar melalui pelabuhan laut pada Bulan Januari 2024 turun sebesar 17,34 persen dibanding bulan sebelumnya. Demikian juga jumlah barang yang dimuat turun sebesar 67,08 persen dibanding Bulan Desember 2023.

Dan jumlah penumpang yang datang melalui penerbangan domestik pada Bulan Januari 2024 sebanyak 77.139 orang, turun sebesar 22,65 persen dibanding Bulan Desember 2023. Terdapat penumpang datang melalui penerbangan internasional pada Bulan Januari 2024 sebanyak 9.023 orang, mengalami penurunan sebesar 16,50 persen jika dibandingkan Bulan Desember 2023.

Baca Juga :  Sinergi TNI-POLRI Cegah Covid-19, Pemprov NTB Bentuk Bakohumas

Pada akhirnya, jumlah penumpang yang berangkat pada Bulan Januari 2024 melalui penerbangan domestik 74.875 orang, turun sebesar 14,92 persen dibandingkan Bulan Desember 2023. Terdapat penumpang berangkat melalui penerbangan internasional pada Bulan Januari 2024 sebanyak 10.362 orang, naik sebesar 0,52 persen dibandingkan Bulan Desember 2023.

Luas Panen dan Produksi Padi di Provinsi Nusa Tenggara Barat 2023 (Angka Tetap), Luas panen padi pada 2023 mencapai sekitar 287,51 ribu hektare, mengalami kenaikan sebanyak 17,42 ribu hektare atau 6,45 persen dibandingkan luas panen padi di 2022 yang sebesar 270,09 ribu hektare. Produksi padi pada 2023 yaitu sebesar 1,54 juta ton GKG, mengalami kenaikan sebanyak 85,59 ribu ton atau 5,89 persen dibandingkan produksi padi di 2022 yang sebesar 1,45 juta ton GKG. Produksi beras pada 2023 untuk konsumsi pangan penduduk mencapai 876,27 ribu ton, mengalami kenaikan sebanyak 48,75 ribu ton atau 5,89 persen dibandingkan produksi beras di 2022 yang sebesar 827,52 ribu ton.

Luas Panen dan Produksi Jagung di Provinsi Nusa Tenggara Barat 2023 (Angka Tetap), Luas panen jagung pipilan pada 2023 mencapai sekitar 179,03 ribu hektare, mengalami penurunan sebanyak 17,04 ribu hektare atau 8,69 persen dibandingkan luas panen pada 2022 yang sebesar 196,06 ribu hektare. Produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen pada 2023 sebesar 1,28 juta ton, mengalami penurunan sebanyak 140,89 ribu ton atau 9,91 persen dibandingkan pada 2022 yang sebesar 1,42 juta ton. Potensi luas panen jagung pipilan kering Januari–April 2024 diperkirakan mencapai 77,02 ribu hektare dengan potensi produksi jagung pipilan kering kadar air 14 persen sebesar 558,01 ribu ton. (Humas BPS Prov. NTB)

 


Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments