Penjelasan Kepala Dinas PUPR Lotim Terkait Pengelolaan DAK
Terjemahan

Berikut penjelasan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lombok Timur terkait dengan pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) pada Bidang Bina Marga, Pengairan dan Cipta Karya.

Dijelaskan oleh Dewanto Hadi, semua kegiatan pada bidang saat ini sudah pada posisi lelang bahkan sudah ada yang berkontrak seperti DAK Pengairan dan Bina Marga.

Adapun besaran DAK yang dikelola oleh masing-masing bidang tahun 2024 ini cukup bervariasi dimana untuk Bina Marga itu senilai 32 Milyar, Pengairan 8 Milyar dan Cipta Karya 9 Milyar.

Mengingat Bidang Cipta Karya merupakan bidang yang paling terlambat dalam melakukan upaya pelelangan. Dewanto Hadi kembali menjelaskan terhadap posisi progres Bidang CK hingga saat ini.

Baca Juga :  Hibah World Bank untuk Kebutuhan Air Bersih Lotim bagian Selatan

“Untuk DAK air minum saat ini sedang berproses lelang sementara DAK sanitasi karena pelaksanaannya secara swakelola oleh kelompok masyarakat sehingga posisi progresnya hingga hari ini sedang rekrutmen fasilitator lapangan. Terdapat 14 fasilitator teknis dan sosial yang akan mendampingi masyarakat dalam pekerjaan DAK sanitasi ini nantinya”

Sedangkan untuk Pengerjaan proyek sanitasi ini terdapat pada 19 lokasi dengan nilai anggaran yang bervariasi antara 600 juta hingga 400 juta rupiah.

Dewanto, juga tetap mengingatkan kepada para Kepala Bidangnya untuk senantiasa tetap melakukan upaya sosialisasi kepada masyarakat terlebih terhadap anggaran ataupun program yang direncanakannya.

“Informasi apapun terkait dengan aktivitas di dinas itu harus terbuka karena APBD itu milik masyarakat juga, begitu juga terkait dengan progres-progres yang ada dapat segera disampaikan informasinya ke media untuk dapat disebarluaskan. Jadi menurut saya tidak ada hal-hal yang harus disembunyikan terkait dengan kegiatan di Pemerintah Daerah,” ingatnya.

Baca Juga :  PUPR Lotim, Proyek Ruang Terbuka Publik Tidak Mangkrak

Selain itu Dewanto, juga menyarankan semua pihak juga bisa membuka LPSE Lombok Timur untuk dapat memantau pekerjaan PUPR yang tengah di lelang.

“Sekarang semua sudah bisa dilihat sendiri terhadap Paket-paket yang sedang berproses di LPSE ,” singkatnya

 

Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments