G20 dan WSBK, Potensi Hujan di NTB Kembali Meningkat
Terjemahan

AmpenanNews. G20 dan WSBK salah satu event internaitional yang akan segera dilaksanakan, walaupun potensi hujan wilayah NTB kembali meningkat.

Disampaikan bahwa curah hujan di wilayah NTB pada dasarian I November 2022 bervariasi dari kategori rendah (0-50mm/das) hingga sangat tinggi (>300 mm/das).

Curah Hujan tertinggi tercatat terjadi di Pos Hujan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah sebesar 355mm/dasarian. Sifat hujan pada dasarian I November 2022 di wilayah NTB semuanya berada pada kondisi Atas Normal (AN).

Dari Monitoring Hari Tanpa Hujan Berturut – turut (HTH) provinsi NTB secara umum berada pada kategori sangat pendek (1-5 hari) hingga masih ada hujan saat updating* .

Terdapat juga wilayah dengan kategori HTH *menengah (11 – 20 hari)*. HTH terpanjang terpantau di Kecamatan Kilo Kabupaten Dompu panjang HTH 18 Hari Tanpa Hujan*

Baca Juga :  Wilayah NTB Tetap Dalam Periode Kemarau Walaupun Potensi Hujan Ada

Untuk Kondisi Dinamika Atmosfer terakhir menunjukkan Indeks ENSO berada pada kondisi La Nina Lemah (indeks ENSO : -0.93).

BMKG memprakirakan kondisi La Nina akan terus berlangsung hingga periode November 2022 sampai dengan Januari 2023.

Kemudian berangsur melemah menuju kondisi Netral. Indeks IOD pada dasarian terakhir menunjukkan kondisi IOD Negatif (-1.07), diprakirakan kondisi IOD Negatif berpotensi hingga November 2022.

Aliran massa udara pada di wilayah Indonesia, didominasi oleh angin baratan. diprediksi mulai didominasi oleh angin baratan.

Pada bulan November 2022, Monsun Australia mulai melemah sedangkan monsun Asia diprediksi mulai aktif di wilayah Indonesia bagian barat dan mulai mendominasi seluruh wilayah Indonesia.

Pada bulan Desember 2022 hingga Januari 2023. Rata-rata anomali Suhu Muka Laut (SST) sekitar wilayah NTB saat ini berada pada kategori hangat dan diprakirakan kondisi hangat ini akan mendominasi wilayah perairan Indonesia bagian selatan Indonesia.

Baca Juga :  G20 di Bali WSBK di Lombok Ini Hasil Free Practice 1 Mandalika

Kemudian pada Desember 2022 anomali SST melemah menuju kondisi netral hingga April 2023.

Peluang curah hujan pada dasarian II November 2022 dengan intensitas >20 mm/dasarian terjadi di sebagian besar wilayah NTB dengan probabilitas > 90%.

Curah hujan dengan intensitas >50 mm/dasarian diprakirakan terjadi di Sebagian besar wilayah NTB dengan probabilitas 50-90%. Terdapat juga potensi curah hujan >100 mm/dasarian di wilayah NTB dengan probabilitas 20 – 40%.

Memasuki musim hujan 2022/2023, masyarakat perlu mewaspadai adanya potensi bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat, angin kencang, tanah longsor dan banjir yang dapat terjadi secara tiba – tiba dan bersifat lokal dengan peluang kejadian lebih tinggi dibandingkan biasanya.

Baca Juga :  Hari Ketiga WSBK, Minat Belanja Penonton semakin tinggi

Masyarakat juga dihimbau untuk perlu mewaspadai potensi terjadinya cuaca ekstrem yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Tetap perhatikan informasi BMKG guna mengantisipasi dampak bencana maupun kerugian dalam perencanaan kegiatan anda kedepannya dan tetap selalu menjaga kesehatan.
BMKG Stasiun Klimatologi Nusa Tenggara Barat Telepon 0370-674134 dan fax 0370-674135, Whatsapp : 085161597242 Website: iklim.ntb.bmkg.go.id

Forecaster on duty:
Yuhanna Maurits dan Angga Permana
BMKG Stasiun Klimatologi Nusa Tenggara Barat.

 


Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments