Jelang MotorGP, NTB tercatat 323 kali Gempabumi Minggu Kedua Maret

AmpenanNews.Jelang MotoGP, dari seismisitas di wilayah NTB dan sekitarnya yang tercatat dan teranalisa oleh Stasiun Geofisika Mataram pada Minggu Kedua Periode 04 – 11 Maret 2022, telah terjadi gempabumi sebanyak 323 kali kejadian yang didominasi oleh kejadian dengan Magnitudo <3.0 dan kedalaman dangkal <60 Km.

Dari 323 kejadian tersebut terdapat 2 kejadian gempabumi yang dirasakan di wilayah Nusa Tenggara Barat. Kejadian gempabumi yang dirasakan terjadi pada 07 Maret 2022 pukul 14:37:40 WITA dengan M 4.3 dan kedalaman 10 km dirasakan di wilayah Lombok Utara dan Lombok Barat dengan intensitas III MMI. Gempabumi tanggal 08 Maret 2022 pukul 19:39:51 WITA dirasakan di wilayah Lombok Utara III MMI dan Lombok Barat II MMI.

Dari analisa gempabumi di wilayah NTB dan sekitarnya Minggu Kedua Periode 04 – 11 Maret 2022 dikelompokkan menjadi 4 bagian yaitu gempabumi berdasarkan magnitudo, frekuensi kejadian, kedalaman tiap kejadian gempabumi dan dominasi sumber gempabumi.

Sedangkan adapun uraiannya berdasarkan Grafik Frekuensi Kejadian Gempabumi Minggu Kedua Periode 04 – 11 Maret 2022 terlihat kejadian gempabumi terbanyak pada tanggal 10 Maret 2022, sejumlah 57 Kejadian.

Kemudian berdasarkan besar magnitudonya gempa dengan M < 3 sebanyak 260 kejadian, gempa dengan 3 ≤ M < 5 sebanyak 62 kejadian dan 1 kejadian untuk gempa dengan M ≥ 5, pada tanggal 10 Maret 2022 mendominasi kejadian gempabumi di Minggu Kedua Periode 04 – 11 Maret 2022 dengan jumlah 51 kejadian pada rentang M < 3.

Untuk kedalaman gempabumi dengan kedalaman < 60 km sebanyak 298 kejadian, gempabumi dengan 60 km ≤ D ≤ 300 km* sebanyak 25 gempabumi dan tidak terdapat kejadian gempabumi dengan kedalaman > 300 Km.

Berdasarkan kondisi Seismisitas Wilayah NTB dan Sekitarnya Minggu Kedua Periode 04 – 11 Maret 2022 aktivitas gempabumi didominasi di daerah sumber gempabumi Back arc Thrust Utara Bima dan Manggarai, serta Sesar Lokal Sumbawa Barat.

Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (bmkg.go.id atau inatews.bmkg), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg (user pemda,pwd pemda-bmkg) atau infobmkg.” kata Kepala Stasiun Geofisika Mataram Ardhianto Septiadhi, S.Si. melalui pers rilisnya di WAG group BMKG.

Tags
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Baca Juga :

Close
Close