Proyek SPAM Tutuk Belum Mampu Penuhi Kebutuhan Masyarakat

AmpenanNews. Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (Spam) sumur Tutuk yang terletak di Desa Pemongkong, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, ( NTB ) sampai dengan saat ini belum mampu memenuhi akan kebutuhan air bersih bagi masyarakat Selatan Lombok Timur.

Sebelumnya proses pembangunan Spam sumur Tutuk ini menghabiskan anggaran APBD senilai Rp. 3.987.196.000 Milyar dan selesai dikerjajakan pada Desember Tahun 2019 lalu. tujuan dibangunnya sumur tutuk tersebut diharapkan akan dapat memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat wilayah Selatan.

Tahapan uji coba mengalirkan air ke rumah masyarakat telah dilakukan oleh Pihak PUPR dalam hal ini Bidang Cipta Karya. Namun harapan tersebut belum bisa terpenuhi, lantaran aliran air yang dari sumur Tutuk kembali tersendat.

Kepada Media, Jumat (19/06/2020). Kepala Desa Sekaroh Mansur, tidak menampikan hal tersebut, terkait dengan aliran air bersih dari spam Tutuk belum sampai ke Desa Sekaroh.

“Beberapa minggu yang lalu sudah di tes atau di uji coba, tapi tidak maksimal. Berkembang informasi, kalau tidak salah pipanya belum di perbaiki, dan sampai sekarang belum ada air yang datang. Bahkan tidak menampikan hal tersebut, terkait dengan aliran air bersih dari spam Tutuk belum sampai ke Desa Sekaroh.” kata Mansur.

Perlu diketahui aliran air bersih bagi masyarakat Selatan Desa Sekaroh, saat ini sangat dibutuhkan, terlebih pada musim yang tidak menentu seperti sekarang ini. Atas dasar itu kemudian masyarakat berharapan besar pada suplai air dari Spam Tutuk tersebut.

“Kami sangat berharap adanya perhatian yang serius dari Pemerintah Kabupaten, semoga suplay air dari sumur Tutuk ini cepat dialiri. Mengingat tidak lama lagi akan datang musim kemarau panjang. Atas dasar itu kemudian masyarakat berharapan besar pada suplai air dari Spam Tutuk tersebut.” ungkapnya.

Sementara itu ditempat terpisah Kepala Bidang Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lombok Timur, Makripatullah, pada saat di konfirmasi wartawan media ini melalui telepon enggan menjawab pertanyaan yang kami ajukan terkait dengan proyek tersebut.

Tags
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Baca Juga :

Close
Close