Rakor Rehabilitasi dan Rekonstruksi RTG, Bupati Masih Khawatir


AmpenanNews. Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy, dalam Rapat Koordinasi ( Rakor ) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Rumah Tahan Gempa (RTG), meminta Semua pihak menyampaikan saran dan usulannya untuk percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Rumah Tahan Gempa (RTG), pasca gempabumi di Kabupaten Lombok Timur. Permintaan tersebut diungkapkan langsung pada hari Kamis (05/03).

Wabup Lotim Terima Kunjungan Pemda Tapanuli Utara

Ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah ikut serta dalam upaya rehabilitasi dan rekosntruksi pasca gempa, sehingga rumah masyarakat yang mengalami rusak berat tertangani dengan cepat.

Meski demikian beber Sukiman, masalah yang dihadapi saat ini justru terkait dengan rumah yang mengalami rusak sedang (RS) dan rusak ringan (RR). Karena mengingat tenggat waktu penyelesaiannya hanya sampai 31 Maret.

Atas dasar itu kemudian Bupati Sukiman, kembali menekankan agar mencari aplikator yang dapat dipercaya dengan baik atau bonafide.

Selain itu diingatkannya pula bahwa Ramadan mendatang menjadi tolak ukur percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa di Lombok Timur.

Di sisi lain Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB H. Ahsanul Halik menyayangkan, meskipun Lombok Timur termasuk progresif, akan tetapi masih ada dana masyarakat yang mengendap di Bank sebesar Rp. 72 Milyar. Hal itu cukup menyebabkan progress di Lombok Timur tidak berjalan dengan baik, karena belum didebet ke rekening Pokmas. Demikian pula halnya dengan data penerima yang dinilai masih belum diketahui dengan baik. karena itu ia menyarankan agar data penerima (by name by addres) dibagikan kepada Camat dan Kepala Desa.

Ahsanul, juga menyarankan upaya percepatan dapat dilakukan dengan model swakelola. Selain itu diperlukan pula perkuatan kebersamaan di lapangan utamanya fasilitator dengan kepala desa.

Berdasarkan laporan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lombok Timur, Jumlah kerusakan rumah masyarakat akibat bencana gempa bumi di Kabupaten Lombok Timur yaitu sebanyak 27.619, Rumah Rusak Berat berjumlah 10.266 KK, Rumah Rusak Sedang 4.772 KK, dan Rumah Rusak Ringan 12.581 KK yang tersebar di 20 Kecamatan dan 173 desa di Kabupaten Lombok Timur.

Sementara Progress rumah terbangun untuk katagori rusak berat berjumlah 10.266 unit dengan rincian 9.389 unit sudah jadi dan 663 unit sedang berproses dengan pencairan sudah 100%. Sedangkan progress katagori rusak sedang dengan jumlah 4.299 unit sudah jadi 90.09% dan progress untuk rumah yang mengalami rusak ringan adalah 12.069 unit dan sudah jadi 95,93%.


guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Baca Juga :

Close