Refleksi Satu Tahun, “SUKMA” Patut di Apresiasi

Ampenan News. Pengurus Cabang (PC) Lombok Timur untuk Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) gelar kegiatan Diskusi Publik “Refleksi Satu Tahun kepemimpinan Sukiman Azmy dan Rumaksi (SUKMA) dalam upaya mewujudkan Lombok Timur Adil Sejahtera dan Aman”.

Kegiatan diskusi tersebut di Hadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lombok Timur dari Partai Gerindra dan Mahasiswa.

Dalam sambutannya Ketua GPN Hendrawan Saputra menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan semata-mata agar pemuda mengetahui Program-Program pemerintah.

“Ini merupakan tugas dan fungsi kami sebagai Mahasiswa agar tidak terkesan apatis terhadap perkembangan Daerah” singkat Hendra.

Sementara itu Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab.Lotim M. Badran Achsyid, menyampaikan pandangannya sebagai pengontrol jalannya pemerintahan di Daerah. Ia menyampaikan, yang namanya pemerintahan ada kelebihan dan ada juga kekurangan dan itu sangat manusiawi, akan tetapi didalam menjalakan pemerintahan tentunya akan merujuk pada Indikantor Visi dan Misi atau janji terhadap rakyat.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lombok Timur”

Saya menilai selama 12 bulan (SUKMA) menjalankan roda pemerintahan di Lotim ini. Dari segi percepatan Administrasi (Adm) pasangan (SUKMA) patut diacungi jempol.

Terbukti dengan dipangkasnya pelaksanaan Adminduk yang ada di Dukcapil, dan di efektifkannya lagi pada tingkat kecamatan tentu ini menjadi salah satu kemudahan bagi masyarakat.

Begitu juga terhadap kasus stunting, angkanya terus mengalami penurunan, juga terhadap perlindungan perempuan dan anak terus ditingkatkan oleh pemerintahaan saat ini.

“Kendati pada pilkada lalu, secara politis saya tidak mendukung pasangan Sukma, tetapi sekarang mereka adalah bupati kita.Apapun yang menjadi program Bupati dalam rangka memajukan Daerah tetap mendapat dukungan, begitu juga terhadap capaian Sukma saat ini.

Lebih jauh Badran Achsyid mengatakan, kami berharap kepada Bupati dan Wakil Bupati, pada Tahun 2020 harus lebih focus lagi kepada kepentingan rakyat, tidak lagi berkutik pada lingkaran kepentingan golongan.

“Mudah-mudahan dengan berlalunya fenomena Banjir Bandang ini dapat membawa dampak yang positif bagi kemajuan Daerah. Insya Allah kita akan saling bahu membahu bersama dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur”

Selain itu Kita tidak terpaku pada Capaian Satu Tahun Sukma saat ini akan tetapi kita harus berpikir bagaimana program kedepan. Meski demikian satu hal yang masih menjadi ganjalan menurut Badran Achsyid, sampai dengan saat ini Pemkab Lotim belum memiliki Perda tentang pengelolaan investasi, begitupun dengan proyeksi bagaimana investasi tersebut.

“Apabila Perda tentang investasi ini ada maka daerah akan bisa maju, sehingga pemerintah tidak lagi mengandalkan pungutan PAD dari pedagang pasar. DPRD dalam hal ini siap akan terus mendorong pemerintah untuk dapat membuat Perda Tata Kelola investasi tersebut, agar dapat memberikan kenyamanan dan kepastian bagi investor.R001

Bagikan :

avatar

Baca Juga :

Close