Kembali Gempa Mag. 5,0 Guncang Bali


Ampenan News. Hari Selasa, 13 Agustus 2019, pukul 17.21.32 WIB, wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempabumi ini berkekuatan M=5,0 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi Mw = 4,6. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 9,83 LS dan 114 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 176 km arah barat daya Kota Negara, Kabupaten Jembrana, Propinsi Bali pada kedalaman 39 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempabumi berkedalaman dangkal ini diakibatkan oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempang Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis sesar mendatar naik (Oblique Thrust Fault).

Dampak gempabumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Denpasar, Nusa Dua, Jembrana, Badung dan Banyuwangi II MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda yang digantung bergoyang ). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.

Hingga pukul 17.50 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan. Mohon cermati dan terus berlatih langkah-langkah praktis untuk antisipasi bahaya gempabumi, baik pada saat persiapan sebelum gempa, saat dan setelah gempabumi.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG, inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg (user pemda ,pwd pemda-bmkg) atau infobmkg. Kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami RAHMAT TRIYONO, S.T., Dipl. Seis, M.Sc. melalui rilisnya. @L007r.


guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Baca Juga :

Close