Sosialisasi dan Deklarasi Asosiasi Jurnalis Masyarakat Adat Nusantara (AJMAN)
Terjemahan

Anews. PD AMAN Mataram menggelar sosialisasi dan Deklarasi Asosiasi Jurnalis Masyarakat Adat Nusantara (AJMAN) di Aula Sukma Rasa Loang Baloq Wilayah Komunitas Adat Tanjung Karang pada hari Sabtu, 03 Oktober 2026, kegiatan tersebut di hadiri oleh seluruh Komunitas dan Organisasi Sayap; BPAN Mataram, Pkam, PH.Kom. PEREMPUAN AMAN, dan Sekolah Adat

Ketua PH AMAN Mataram L. M. Iswadi Athar menekankan kepada seluruh peserta Sosialisasi & Deklarasi Asosiasi Jurnalis Masyarakat Adat Nusantara (AJMAN) untuk pengenalan jurnalis masyarakat adat, merawat dan mengasah pemikiran di era digitalisasi ini untuk terus berkarya serta menyampaikan pemikirannya melalui platfrom digital seperti Facebook, Instagram, Tiktok, dan media sosial lainnya.

” Disetiap kegiatan yang dilakukan harus terdokumentasi sehingga apapun bentuk kegiatan yang dilakukan oleh seseorang itu akan menjadi besar karena pemberitaan media, sebesar apapun kegiatan atau event yang dilaksanakan tanpa sebuah pemberitaan tidak akan memiliki gaung yang besar dikarenakan media sosial dan pemberitaan media,” kata Ketua.

Acara Sosialisasi dan Deklarasi AJMAN, dihadiri pemateri dari Badan Koordintor AJMAN Bali Nusra Saudara Muh Nurji. Dalam pemaparannya pada Sosialiasi dan Deklarasi AJMAN untuk memperkenalkan AJMAN, membangun minat pemuda, Perempuan AMAN, dan Komunitas dalam dunia jurnalistik. Asosiasi Jurnalis Masyarakat Adat Nusantara (AJMAN) Wadah bagi jurnalis yang memiliki perhatian dan komitmen terhadap isu Masyarakat Adat.

Baca Juga :  Apel Perdana Kapolda NTB Irjen Pol. M.Iqbal, S.I.K., M.H

” Visi; Terwujudnya kemerdekaan pers bagi Masyarakat Adat yang independen dan profesional, menjunjung demokrasi dan nilai luhur Masyarakat Adat. Misi Utama; Memperjuangkan kebebasan pers dan berpendapat, Meningkatkan kapasitas jurnalis. , Memperjuangkan hak Masyarakat Adat dalam pemberitaan, Memperkuat informasi HAM dan sistem adat Nusantara, Memperjuangkan hak memperoleh dan mempublikasikan informasi,” ungkapnya.

Jadi, lanjutnya, AJMAN hadir menjadi wadah bagi jurnalis yang memiliki perhatian dan komitmen terhadap isu Masyarakat Adat, Meningkatkan kemampuan dan kapasitas Jurnalis Masyarakat Adat dalam memberikan informasi – informasi terbaru terkait isu Masyarakat adat. Siapa dan Hak menjadi anggota, etika jurnalistik AJMAN, bagaimana menjadi anggota dipaparkan habis oleh Muh Nurji Badan Koordinaor AJMAN Bali Nusra

Para peserta sosialisasi minat dan rasa ingin tahu yang tinggi terhadap AJMAN sehingga banyak peserta yang melontarkan pertanyaan dan saran yang bersifat membangun. Sebagaimana pertanyaan dari ketua PHKom Tanjung Karang Nana Marliana terkait dapatkah seorang Jurnalis AJMAN menarasikan atau meliput berita di PD AMAN lain atau hanya bisa meliput berita di PD AMAN masing-masing. Pertanyaan Kedua di sampaikan Moh. Saleh dari Komunitas Adat Krekok terkait Langkah efektif menjadi Jurnalis Masyarakat adat. Pertanyaan ketiga disampaikan Silvia Damayanti dari PKAM Tanjung Karang terkait ada bimbingan atau pelatihan khusus terkait jurnalis yang tergabung di AJMAN.

Baca Juga :  Free Wifi Di Setiap Masjid

L. Sri muhlisin dari Komunitas adat Punia memberikan saran perlu adanya legal formal dan tahapan-tahapan untuk menjadi jurnalis serta tata bahasa dan pemilihan kata dalam menulis atau menyampaikan informasi maupun berita sehingga dapat di cerna dengan baik oleh khalayak umum, tentu perlu adanya pelatihan jurnalis sehingga calon-calon jurnalis menjadi jurnalis yang handal dalam memberikan informasi.

Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang di pandu L.Muh Husni Ansyori. RTL Dari sosialisasi ini yaitu melakukan diskusi formal dan informal bersama peserta jurnalisme atau alumni sosialisasi AJMAN yang berminat untuk tergabung di AJMAN, segera mengadakan pelatihan Jurnalisme neitizen mulai dari tata cara penulisan, membuat dan mengelola media sosial baik media cetak maupun platform digital lainnya.

Baca Juga :  Sambut Geliat Investasi di Kek Mandalika, Dekranasda NTB Libatkan IJTI

” Pengembangan platform digital PD AMAN mataram kedepannya berbasis website, dan tentu kedepannya pembentukan AJMAN PD AMAN Mataram yang dikordinasikan dengan Pengurus Nasional AJMAN,” jelas Ansory.

Kegiatan sosialisasi AJMAN disampaikan Maheriandi sebagai moderator menyampaikan bahwa AJMAN ini bukan hanya sekedar tempat untuk berkumpulnya jurnalis Masyarakat. Namun, AJMAN hadir untuk memperkuat atau mempertajam suara, narasi, opini, dan pemikirannya untuk di olah menjadi informasi yang akurat untuk di publikasikan di platform digital. Guna untuk menyampaikan aspirasi Masyarakat adat.

” Pemuda adat, Perempuan adat, serta komunitas-komunitas yang tergabung dalam Aliansi Mayarakat Adat Nusantara, Melalui AJMAN seluruh anggota komunitas di PD AMAN Mataram khususnya dapat memperkuat atau mempertajam keilmuan atau minat dan bakat pada dunia jurnalisme. Karena untuk menjadi seorang jurnalis tidak hanya kemauan untuk bergabung melainkan kemauan untuk terus belajar dalam pemilahan kata dan tata Bahasa yang baik dan benar, untuk menjadi seorang jurnalis kita harus memahami 5W+1H sehingga informasi yang kita berikan atau publikasi platform digital tersebut menjadi akurat,” pungkasnya.

 

guest

0 Komentar
terbaru
terlama terbanyak disukai