Bupati Lotim Pastikan Harga LPG 3 Kg Sesuai HET, Pasokan Ditambah
Terjemahan

Anews. Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menegaskan tidak ditemukan harga elpiji 3 kilogram yang melampaui harga eceran tertinggi (HET) di wilayahnya. Ia memastikan kondisi pasokan juga dalam keadaan aman, meski sempat terjadi peningkatan konsumsi masyarakat.
‎
“Tidak ada kelangkaan dan harga LPG tetap berada di HET,” ujar Haerul Warisin, Rabu, 25 Maret 2026. Menurut dia, jika masyarakat sempat mengalami kesulitan memperoleh LPG 3 kilogram, hal itu lebih disebabkan oleh lonjakan kebutuhan selama Ramadan, terutama menjelang Idul Fitri.
‎
Ia menjelaskan, peningkatan konsumsi terjadi seiring aktivitas rumah tangga yang lebih intens. Selain itu, pergerakan masyarakat yang kembali ke daerah asal turut mendorong kenaikan permintaan.

Baca Juga :  Dislutkan Lotim Atensi Kondisi Rumah Singgah Nelayan Labuhan Lombok

“Kalaupun terjadi penggunaan sedikit berlebih, itu imbas dari Ramadan menghadapi Idul Fitri,” katanya.
‎
‎Pemerintah daerah, kata dia, telah berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan distribusi berjalan lancar. Ia pun mengimbau masyarakat tetap tenang dan membeli LPG sesuai kebutuhan agar pasokan tetap merata.
‎
‎Hal senada disampaikan Sales Branch Manager Rayon 1 NTB PPN, Tommy Wisnu Ramdan. Ia memastikan stok LPG, baik di depot maupun agen, berada dalam kondisi aman.

“Di wilayah Lombok disalurkan sekitar 35 ribu tabung per hari,” ujarnya.
‎
‎Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang Lebaran, Pertamina juga meningkatkan distribusi hingga 250 persen dari alokasi harian. Penyaluran tambahan itu mulai dilakukan sejak Rabu, 25 Maret 2026.
‎
‎Tommy mencontohkan peningkatan distribusi di SPBU Sikur. Jika biasanya penyaluran harian sekitar 50 metrik ton, kini ditingkatkan menjadi 80 metrik ton.

Baca Juga :  Inspektorat Lotim Masih Dalami Dugaan Jaspel RSUD Selong Tak Dibayarkan ke 1.400 Nakes

“Hari ini sudah berjalan. Mudah-mudahan siang atau sore distribusi selesai,” katanya. Ia juga mengingatkan masyarakat agar membeli LPG di pangkalan resmi Pertamina.
‎
‎Khusus di Lombok Timur, tambahan pasokan mencapai 17.900 tabung LPG 3 kilogram pada hari yang sama. Dengan tambahan tersebut, total distribusi harian mencapai sekitar 50 ribu tabung.
‎
‎Pemerintah berharap langkah ini mampu menjaga stabilitas pasokan dan menghindari kepanikan di tengah masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

‎Kendati pemerintah maupun pihak Sales Branch Manager Rayon 1 NTB PPN, Tommy Wisnu Ramdan memastikan stok LPG, baik di depot maupun agen, berada dalam kondisi aman. namun faktanya dilapangan hingga Kamis 26 Maret keberadaan tabung gas  LPG 3 Kg masih terbilang langka di setiap pengecer dan warung, persoalan tersebut masih menjadi keluhan masyarakat secara luas.

Baca Juga :  Progres Fisik Kontraktual Bidang PSP Capai 95 Persen Lebih

 

guest

0 Komentar
terbaru
terlama terbanyak disukai