Anews. Pihak RSUD dr. R. Soedjono Selong terus melakukan persiapan dalam rangka pengembangan pelayanan Catheterization Laboratory (Cathlab) guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya penanganan penyakit jantung, saraf, dan bedah toraks kardiovaskular (BTKV).
Berdasarkan data Rekam medik RSUD dr. R. Soedjono Selong dari tahun ke tahun menggambarkan bahwa kasus penyebab kematian tertinggi adalah penyakit Jantung dan penyakit stroke.
Alat Cathlab yang dimiliki RSUD dr. R. Soedjono Selong adalah berasal dari bantuan Kementrian Kesehatan, untuk memberikan layanan prioritas di bidang Kesehatan agar angka kematian akibat penyakit jantung dan stroke bisa kita tekan.
Rapat persiapan Running pelayanan Chatlab yang dipimpin langsung oleh Direktur RSUD dr. R. Soedjono Selong dr. H. Anjasmoro, Sp. Rad. Yang diikuti oleh Wadir umum dan keuangan, kepala bidang pelayanan, kepala Bidang Keperawatan dan Kepala Bagian Program, Humas dan Rekam Medik, selain itu juga Direktur melibatkan dokter spesialis Jantung, Bedah syaraf dan Bedah toraks Kardiovaskuler (BTKV).
Rapat ini berdiskusi tentang persiapan perlatan, persiapan SDM dan waktu pembukaan atau Running pelayanan Cathlab di RSUD dr. R. Soedjono Selong.
Pelayanan Cathlab direncanakan mulai beroperasi pada pertengahan Maret.
Direktur RSUD dr. R. Soedjono Selong, dr. H. Anjasmoro, Sp.Rad, menyampaikan bahwa persiapan dilakukan secara bertahap dan terencana, meliputi kesiapan sumber daya manusia, sarana prasarana, serta sistem pelayanan pendukung lainnya.
“Rumah sakit telah memastikan ketersediaan tenaga medis spesialis, yaitu dokter spesialis jantung dan pembuluh darah subspesialis intervensi, dokter spesialis bedah toraks kardiovaskular (BTKV), serta dokter spesialis bedah saraf, sebagai bagian dari komitmen peningkatan layanan rujukan,” ujarnya.
Selain kesiapan SDM, RSUD dr. R. Soedjono Selong juga telah melaksanakan persiapan kebutuhan peralatan ruang tindakan Cathlab pada periode Januari hingga Februari, sesuai dengan standar pelayanan dan keselamatan pasien.
Untuk mendukung operasional pelayanan, tenaga pendukung lainnya telah mengikuti pelatihan di Rumah Sakit Kariadi Semarang, sebagai rumah sakit rujukan nasional, guna meningkatkan kompetensi dan kesiapan teknis.
Seiring dengan pengembangan layanan jantung terpadu, rumah sakit juga akan melakukan pemindahan ruang Cardiovascular Care Unit (CVCU) yang direncanakan pada bulan awal bulan Februari, agar pelayanan pasien jantung dapat terintegrasi secara optimal.
RSUD dr. R. Soedjono Selong juga akan mengirimkan tenaga medis dan tim untuk program magang ke rumah sakit pengampu RSUD Provinsi NTB khususnya dalam penanganan kasus jantung, saraf, dan BTKV, sebagai bagian dari peningkatan kompetensi dan transfer pengetahuan.
Sebagai bentuk penguatan mutu pelayanan, rumah sakit akan mendapatkan pendampingan tenaga dari RSUD Provinsi NTB selaku rumah sakit pengampu, sehingga pelaksanaan pelayanan Cathlab dapat berjalan sesuai standar dan berkelanjutan.
Dengan berbagai persiapan tersebut, RSUD dr. R. Soedjono Selong berharap kehadiran pelayanan Cathlab dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan spesialistik serta mengurangi kebutuhan rujukan ke luar daerah.
