PGK NTB Minta APH Mengatensi Proyek Rehabilitasi Dermaga Pelabuhan Labuhan Haji
Terjemahan

AmpenanNews. Ketua Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Nusa Tenggara Barat (NTB) meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk dapat mengatensi proyek rehabilitasi dermaga pelabuhan labuhan haji, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur.

Adapun alasan ketua PGK NTB mendorong APH untuk dapat mengatensi proyek yang tuntas dikerjakan pada Desember tahun 2022 lalu tersebut, karena diduga telah mengalami kerusakan pada beberapa titik bangunan pada saat dimanfaatkan sebagai tempat sandar bongkar muat barang cangkang sawit pada bulan lalu.

“Proyek ini belum genap satu tahun tuntas dikerjakan oleh pihak kontraktor pelaksana dengan biaya yang cukup pantastis, akan tetapi pada saat dimanfaatkan sebagai tempat sandar dan bongkar muat barang diduga mengalami kerusakan dan beberapa karet fender yang telah dipasang pada dermaga terlepas,” dugaanya.

Baca Juga :  Sinergitas TNI-Polri, di Keruak Gelar Apel Siaga Bencana

Masih kata Hendra, meskipun proyek rehabilitasi dermaga labuhan haji tersebut saat ini masih dalam pemeliharaan kontraktor pelaksana, namun ia menyebut patut di pertanyakan kualitas dari pembangunan tersebut.

“Oleh sebab itu kita minta APH untuk tindak lanjuti,karena perlu di ragukan kualitas dari proyek tersebut jika belum 1 tahun sudah hancur, karena meski di perbaiki kuwalitas akan tidak sama kalau cuma di tambal saja,” singkatnya.

Sementara itu ditempat terpisah Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Timur, Iswan Rahmadi, pada saat dikonfirmasi media melalui telepon ia menyampaikan saat dermaga tersebut masih dalam pemeliharaan pihak kontraktor.

“Saat ini dermaga tersebut masih dalam masa pemeliharaan kontraktor dan yang diduga rusak akibat aktifitas sandar kapal bongkar muat barang lalu tengah dilakukan upaya perbaikan,” singkat Iswan, kepada media.

Baca Juga :  Kembangkan Pariwisata, Kadispar NTB Punya Terobosan Baru

 


Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments