Dermaga Labuhan Haji Rusak Karena Cuaca bukan Masalah Konstruksi
Terjemahan

AmpenanNews. CV.Asalita Family, sebut Dermaga Labuhan Haji rusak karena cuaca bukan masalah Konstruksi, hal tersebut diungkapkan Pihak kontraktor pelaksana proyek rehab dermaga pelabuhan labuhan haji CV.Asalita Family, sebut kerusakan dermaga pelabuhan labuhan haji pada satu bulan lalu bukan karena tidak baiknya konstruksi pekerjaan, melainkan rusak akibat cuaca pasang surut air laut sewaktu dimanfaatkan sebagai tempat sandar bongkar muat barang.

Dijelaskan oleh Fikri, kerusakan yang terjadi pada beberapa titik pada dermaga pelabuhan labuhan haji itu terjadi setelah disandari tongkang bermuatan cangkang sawit pada 1 bulan lalu

“Pada saat ada aktifitas sandar atau bongkar muat cangkang sawit dipelabuhan labuhan haji, pada saat itu posisi air laut dalam keadaan surut, sehinngga kapal tongkang yang bersandar menghantam fender dari bawah. sehingga akibat dari aktifitas sandar pada saat air laut surut tersebut mengakibatkan beberapa titik pasangan beton tempat terpasangnya karet fender dermaga terlepas atau tercopot, lanjutnya Kenapa bisa terlepas karena akibat hantaman tongkang dari bawah” ulasnya, saat dikonfirmasi media melalui telepon, Kamis (10/8) lalu.

Baca Juga :  Kwarran Gerakan Pramuka Selong Salurkan Paket Sembako

Pasangan karet fender pada dermaga itu dinilainya akan aman kalau saja benturan kapal tidak terjadi dari bawah. Tapi ini karena dihantam dari bawah oleh tongkang akibat pengaruh pasang surut air laut waktu itu sehingga bangunan itu menjadi rusak.

Kendati demikian, kerusakan fender dermaga dari aktifitas lalu tersebut saat ini tengah diperbaiki, “pekerjaan itu masih dalam masa pemeliharaan sampai dengan Desember 2023”

Ia juga menegaskan kerusakan pada dermaga tersebut tidak ada kaitannya dengan kualitas proyek.

“Tidak ada kaitannya dengan kualitas proyek insyaallah, karena waktu dikerjakan selalu mengikuti sesuai dengan spesifikasi dan bestek yang ada, cuman waktu itu kapal yang bersandar menghantam dari bawah dan untung dermaganya tidak roboh dan perbaikan kerusakan yang kita kerjakan hari ini lebih dari spesifikasi, itu kita lakukan karena berkaca dari kejadian itu” ungkapnya.

Baca Juga :  Sembalun Lawang Bersama KKN PMD Universitas Mataram

Adapun besaran anggaran rehab dermaga tahun 2022 lalu ini mencapai Rp. 3 Miliar, dan adapun item yang dikerjakan oleh kontraktor pelaksana diantaranya peninggian plat lantai dermaga dan peninggian fender dari 1,5 meter menjadi 3 meter.

“Dengan anggaran Rp.3 Miliar itu, bukan dermaga saja yang dikerjakan termasuk mercusuar dan juga pasangan batu” singkatnya.

 

Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments