PBB Loteng Menilai Molornya Mutasi Karena Bupati dan Wabup Tak Sejalan
Terjemahan

AmpenanNews. Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah dari Fraksi Partai Bulan Bintang (PBB) Legewarman, melihat molornya mutasi di Pemkab dilandasi ego politik.

Legewarman juga menilai bahwa Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri, dan Wakil Bupati H. M Nursiah tidak kompak.

Ia menduga molornya mutasi yang sempat diwacanakan pada bulan Januari 2023 lalu itu karena pembagian kuota pejabat yang belum pas bagi kedua pimpinan daerah itu.

“Kemungkinan saja patut diduga seperti itu (pembagian kuota pejabat, red). Karena ini molor sekali,” tegasnya saat ditemui awak media di Praya, pada Senin (10/4) siang.

Jika, menurut lege, memang molornya mutasi tersebut karena adanya pertimbangan lain dari Bupati, maka ia memintanya untuk membuka hal itu kepada publik agar jelas.

Baca Juga :  Pandangan Fraksi - fraksi Tentang Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2021

“Kalau memang ada pertimbangan, lalu pertimbangan seperti apa?,” ujarnya.

Ketua DPC PBB Lombok Tengah ini juga menyarankan Lalu Pathul Bahri untuk tidak menampakkan ketidak harmonisanya kepada masyarakat.

“Kalau dilihat sekarang itu sangat nampak, orang awam aja bisa melihat kenapa bisa molor sampai 3 bulan,” ucapnya.

Legewarman juga meminta Bupati dan Wakil Bupati untuk tidak terlalu egois dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Ini yang harus dituntaskan oleh Pemda, jangan sampai yang seharusnya menjadi barang rahasia ini ditampakkan begitu saja,” ucapnya.

Di sisi lain, Legewarman menyarankan kepada Bupati untuk segera melakukan mutasi.

Bukan tanpa alasan, pria yang akrab disapa Lege itu melihat bahwa sampai saat ini masih banyak kursi jabatan strategis di sejumlah dinas tanpa penghuni.

Baca Juga :  Dewan Sorot Minimnya Keterlibatan Pemuda dalam Safari Ramadhan

Akibatnya, kata Lege, hal itu menjadi pemicu terhambat eksekusi anggaran tahun 2023.

Oleh karena itu, mutasi pejabat sangat penting agar eksekusi anggaran tahun 2023 dapat berjalan sesuai perencanaan.

“Karena ini sudah diwacanakan sejak bulan Januari lalu, tetapi sampai sekarang belum dilakukan,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga berharap agar Bupati dan Wakil Bupati dapat menaruh orang-orang yang tepat saat mutasi nanti.

“Ini yang sering kami minta agar Pak Bupati lebih tegas untuk menaruh orang dalam jabatan,” pungkasnya.

 


Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments