Future Of Mobility Shell Eco Marathon Talkshow Mandalika Lombok
Terjemahan

AmpenanNews. Future of Mobility ( mobilitas masa depan) Shell Eco Marathon Talkshow yang digelar di Sirkuit International Mandalika Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada hari Kamis 13/10.

Talkshow yang dilakukan pada shell eco marathon kali ini dengan empat pembicara terkait dengan mobilitas masa depan.

Para narasumber kegiatan tersebut, Tracy Xei salah satu General Manager, E-mobility & Strategic Growth Asia Shell, Ariefin Makaminan, Vice President of Customer Support, BMW Group Indonesia, Dian Kusumadewi Vice President, Marketing Mobility, Shell Indonesia dan Ahmad Jaya Director of PT Olat Maras Teknologi, Lecturer at Electrical Engineering Dept. Universitas Teknologi Sumbawa.

Dalam pembahasan tersebut, disampaikan bahwa kendala dalam mobilisasi penggunaan kendaraan masa depan.

” Kendala ini bukan hanya di indonesia bahkan di Asia juga,” kata Tracy.

Sedangkan Dian Kusumadewi, menyampaikan bahwa minat konsumen pengguna mobil Listrik semakin meningkat.

“porsi penjualan kendaraan listrik tahun 2019 hanya 800 unit saja, 2020 sebanyak 1300, 2021 sebanyak 4000 dan 2022 dari Januari ke July sama dengan penjualan tahun 2021,” paparnya.

Berbeda dengan Ariefin, Ia menjelaskan kendala terkait untuk memproduksi kendaràan yang dihadapi saat ini sejak memperkenalkan BMW Elektric sejak tahun 2014.

Perlu diketahui Fakta tentang Shell Eco-marathon merupakan kompetisi Shell Eco-Marathon secara resmi diluncurkan di Prancis pada tahun 1985 dan telah menantang kemampuan tim pelajar Asia sejak tahun 2010.

Baca Juga :  Unram dan Varindo Lombok Inti Sepakat Bangun Residence

Pada program ini menjadi platform bagi tim sekolah menengah atas dan universitas untuk mengeksplorasi setiap aspek desain dan teknologi, mengunakan kemampuan Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM) agar dapat membuat mobil ultra-hemat energi mereka sendiri, dan kemudian membawanya ke lintasan dalam kompetisi.

Kompetisi ini memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk berkontribusi pada inovasi kendaraan yang memenuhi unsur keselamatan dan dapat melakukan perjalanan terjauh dengan menggunakan energi seminimal mungkin. Shell Eco-marathon telah merealisasikan misi Powering Progress dari Shell dengan menyediakan solusi energi yang lebih banyak dan lebih bersih.

Sedangkan sejarah dari Konsep Shell Eco-marathon dapat ditelusuri kembali ke tahun 1938 ketika Bob Greenshields, Direktur Riset Shell, membuat taruhan persahabatan dengan rekan-rekannya di Shell Oil Company di Amerika Serikat (AS) tentang siapa yang dapat melakukan perjalanan terjauh saat menggunakan jumlah bahan bakar yang sama.

Dalam kompetisi di lintasan telah melalui perjalanan yang panjang sejak saat itu dan tim saat ini dapat memilih dari kategori energi seperti Internal Combustion Engine (ICE), baterai listrik, atau sel bahan bakar hidrogen.

Sejalan dengan pemikiran inovatif berbasis IT, mereka juga membangun kendaraan yang ringan dan hemat energi dengan menggunakan bahan-bahan yang berkisar dari serat karbon canggih hingga bambu.

Baca Juga :  AKI di Kabupaten Lombok Timur Mengalami Peningkatan

Shell Eco-marathon Indonesia 2022
Kembali ke lintasan di Asia untuk pertama kalinya sejak pandemi, Shell Eco-marathon digelar pertama kali di Indonesia pada 11-15 Oktober 2022 di Mandalika International Street Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Sebagai salah satu kompetisi pelajar terlama di dunia, Shell Eco-marathon merupakan program global yang menantang tim pelajar tingkat sekolah menengah atas dan universitas untuk merancang dan mengembangkan kendaraan ultra-hemat energi.

Fakta tentang Shell Eco-marathon Indonesia 2022, Per 13 Oktober 2022, lebih dari 40 tim pelajar dan mahasiswa dari sembilan negara di Asia seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipina, Korea Selatan, India, Kazakstan, dan Nepal, telah terdaftar untuk berkompetisi di Shell Eco-marathon Indonesia 2022.

Tim pelajar dan mahasiswa akan bertanding dalam dua kategori kelas kendaraan, Prototype dan UrbanConcept.

Prototype adalah jenis kendaraan yang memiliki potensial untuk mendorong batas dalam efisiensi energi. Bekerja mengikuti aturan yang berlaku, tim peserta akan mempertimbangkan ukuran dan berat, serta bagaimana membuat kendaraan tersebut memungkinkan untuk efisien dan aerodinamis.

Sementara, UrbanConcept dibangun untuk mempertimbangkan kebutuhan manusia seperti kenyamanan pengemudi dan ruang untuk bagasi, serta untuk spesifikasi yang lebih layak jalan termasuk empat roda dan wiper kaca depan.

Baca Juga :  Penurunan Angka Stunting di Lotim Menarik Perhatian Kabupaten Siak Untuk Belajar

Desain mobil tersebut terlihat lebih dekat dengan mobil penumpang dan dirancang untuk tim yang mempertimbangkan mengemudi di kota. Setiap tim harus lolos dari 12 pemeriksaan teknis untuk dapat mengikuti kompetisi ini.

Sejak 2010, tim pelajar dan mahasiswa dari Indonesia telah berpartisipasi dan mencetak banyak prestasi di Shell Eco-marathon regional dan global.

Tahun ini, universitas dari Indonesia yang berpartisipasi dalam Shell Eco-marathon adalah: BINUS ASO School of Engineering, Universitas Diponegoro (Undip), ITB, ITS, Politeknik Manufaktur Negeri Bandung.

Kemudian Universitas Sriwijaya, Universitas Syiah Kuala, Brawijaya University, Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Universitas Jember, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Universitas Muhammadiyah Pontianak, Universitas dan Muhammadiyah Sidoarjo.

Serta Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Negeri Malang, Universitas Negeri Padang, Universitas Negeri Semarang, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Yogyakarta, UPN Jakarta, UPI, dan USU.

Shell Eco-marathon Indonesia 2022 diadakan di Pertamina Mandalika International Street Circuit yang baru dibuka.

Pemenang kompetisi adalah tim dengan hasil efisiensi energi tertinggi di kelas kendaraan dan kategori energinya.

Hadiah diberikan secara terpisah untuk Prototype dan UrbanConcept, sedangkan untuk tiga kategori energi yang tersedia: internal combustion
engeine (ICE), baterai listrik, dan hydrogen.

 

Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments